Kompleks gunungapi Iyang Argapura berdasarkan sejarah erupsinya termasuk gunungapi tipe B (kusumadinata, 1979). Erupsi terakhir yang tercatat adalah pada tahun 1500, yaitu erupsi phreatik yang terjadi di puncak dan meningalkan bekas lubang letusan berdiameter 50-80 meter dengan kedalaman 20-45 meter (van padang, M.N.,1951)
Secara administratif gunungapi ini termasuk dalam wilayah kabupaten Bondowoso di sebelah timur, kabupaten probolinggo di sebelah Utara, Kabupaten Jember di sebelah selatan dan kabupaten lumajang di sebelah Barat Provinsi Jawa Timur. Secara keseluruhan luas wilayah daerah kawasan rawan bencana mencapai 37,5 km persegi untuk kawasan rawan bencana II (warna merah) dan 75 km persegi untuk kawasan r…
Pekerjaan lapangan selain melakukan pemeriksaan kawah (puncak) juga pemeriksaan lembah sungai yang berhulu dari daerah puncak serta sensus penduduk yang pemukimannya berdekatan dengan sungai tersebut.
Manifestasi permukaan daerah panas bumi Rabunan - Iyang Argopuro berupa mata air panas yang berlokasi di hulu sungai Rabunan, yang muncul pada suatu daerah depresi yang dikontrol oleh sebuah sebuah sesar berarah barat laut-tenggara. Suhu mata air panas berkisar antara 47 - 52 °C dengan debit sekitar 55 liter/menit. Stratigrafi daerah Rabunan dapat dibagi dalam 5 satuan batuan: …
Pemetaan geologi foto daerah G. Iyang-Argopuro dan sekitarnya dimaksudkan untuk menentukan gambaran secara umum tentang keadaan geologi yang berkembang di daerah tersebut, terutama mengenai morfologi, stratigrafi, struktur geologi dan evolusi maupun sejarah geologinya.
Dalam rangka kegiatan Proyek Penyelidikan Gunungapi dan Panas bumi tahun anggaran 1989 - 1990, Tim Penyelidikan Geokimia Panasbumi pada bulan Januari - Februari 1990 melakukan Penyelidikan Geokimia Pendahuluan Panas Bumi di daerah komplek G.Iyang Argopuro Jawa Timur.