Dahulu kala gunungapi ini sangat besar bentuk fisiknya kemudian tercabik-cabik oleh letusan besar (violent eruption) dalam tiga periode yang diperkirakan mulai terjadi pada 3500 tahun lampau. Letusan terseut menghasilkan lubang yang sangat besar berukuran 19x21 km di bagian lantai dan 22x25 km di bagian atas yang kemudian dikenal dengan Kaldera Ijen (H.Sundoro, 1990).
Selama penelitian dilakukan pada Mei 2001, Secara visual G.Tangkubanparahu tidak menunjukkan perubahan kegiatan vulkanik yang berarti bila dibandingkan dengan penelitian tahun 2000. Secara administratif gunungapi tangkuban parahu termasuk ke dalam kabupaten subang di bagian utara dan kabupaten bandung di bagian selatan, provinsi Jawa Barat.
Gunung Gede mempunyai tujuh (7) buah kawah di puncaknya. Mereka adalah Kawah Gumuruh, gede, sela, ratu, lanang, baru dan wadon. Kawah yang aktif hingga sekarang adalah Kawah lanang dan wadon. Kawah kawah tersebut berpotongan satu sama lain yang mengindikasikan perkembangan dan perpindahan titik erupsi ke arah Utara.
Pemetaan kawasan rawan bencana Gunung api Tempang dilakukan dalam rangka pelaksanaan proyek penyelidikan dan pengamatan gunung api. Pemetaan dilakukan oleh seksi pemetaan daerah bahaya Sub Dit Pemetaan Gunung api. Maksud dari pada pemetaan kawasan rawan bencana Gunung api Tempang adalah membuat batas daerah - daerah yang mungkin akan terlanda bencana apabila gunungapi tersebut menunjukkan penin…
G. Colo bertipe strato dan berdanau kawah serta mempunyai ketinggian 588 mdpl, terletak pada posisi 0° 10' Lintang Selatan dan 121° 36,5' Bujur Timur merupakan satu-satunya gunung api di kawasan Teluk Tomini Provinsi Sulawesi Tengah. Gunung api ini terletak memanjang di sepanjang Pulau Una - Una yang merupakan pulau subur. Pada umumnya penghasilan pulau ini adalah kopra. Karena suburnya pula…
G. Iya dipantau/diamati secara menerus dari Pos Pengamatan Gunungapi, yang terdapat 5 km sebelah utara G. Iya, tepatnya di Jalan Ikan Paus, Ende. Pengamatan dilakukan baik secara visual maupun kegempaan. Pengamatan kegempaan dilakukan dengan seperangkat seismograf model PS-2 bersistem telemetri.
Gunung Boleng (Ileboleng) telah dipetakan puncaknya oleh Reksowirogo th 1972 yang meliputi kawah utama dan sebagian puncak bagian selatan, Reksowirogo th 1976 juga memetakan tubuh G. Ileboleng dan kampung - kampung sekitarnya dengan skala 1 : 20.000. Vegetasi tutupan sekitarnya didominasi oleh padang rumput. Pada pengukuran topografi situasi puncak (1988), keadaan kawah ileboleng, secara visua…
Seksi Pemetaan Topografi, Sub. Direktorat Pemetaan Gunungapi, Direktorat Vulkanologi melalui Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi dalam tahun anggaran 1996/1997 merencanakan kegiatan Pemetaan Situasi Topografi Puncak/Kawah Gunung Tambora di Pulau Sumbawa.
Maksud dan tujuan pemetaan adalah mendapatkan/membuat Peta Situasi Topografi Puncak/Kawah gunung Agung yang baru, guna mengetahui bentuk topografi dan situasi disekitar puncak/kawah sehingga dapat menunjang berbagai disiplin ilmu (khususnya dilingkungan Direktorat Vulkanologi) dalam rangka penelitian kegiatan gunung tersebut.
Dalam September 1996 telah dilakukan pendakian ke kawah G. Batur untuk memperoleh data kegiatan G. Batur dari dekat. Pada pendakian tersebut dilakukan pengukuran suhu solfatara pada beberapa lokasi di puncak G. Batur. Disamping melakukan pendakian dilakukan pula pengamatan gempa. Pengolahan data gempa yang dilakukan adalah menghitung frekuensi kejadian, magnituda rata - rata, modus, energi, dan…