Penyelidikan geokimia di daerah Cibareno merupakan kegiatan follow-up tahap IIA dari penyelidikan reconnaissance sebelumnya. Daerah penyelidikan terletak pada Peta Topografi Lembar 140 skala 1:50.000 dengan luas sekitar 5.937 ha, meliputi wilayah Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, dan Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten Selatan. Kegiatan lapangan dilaksanakan selama 3,5 bulan, mulai 25…
indonesia terkenal sebagai salah satu negara yang mempunyai begitu banyak gunungapi aktif di dunia, dengan jumlah mencapai 129 buah yang dibagi ke dalam tipe A, B dan C. Oleh karena itu perlu adanya penanganan yang serius baik untuk mengantisipasi apabila terjadi letusan maupun penanganan dalam rangka pemanfaatan sumber daya alamnya untuk kepentingan ekonomi
Atlas Geokimia Regional Sulawesi Bagian Selatan merupakan seri ketiga dari Atlas Geokimia Regional Indonesia yang disusun untuk menyediakan informasi geokimia regional sebagai dasar inventarisasi sumber daya geologi dan pengelolaan wilayah. Pemetaan dilaksanakan oleh Direktorat Inventarisasi Sumber Daya Mineral pada tahun 1997–2000 menggunakan pendanaan APBN. Wilayah penelitian mencakup selur…
Atlas Geokimia Daerah Kalimantan Bagian Timur Laut untuk memberikan gambaran variasi unsur geokimia pada skala regional. Atlas ini merupakan review hasil penyelidikan geokimia sedimen sungai aktif yang telah dilaksanakan oleh proyek kerjasama antara Direktorat Sumberdaya Mineral (RI) dengan BRGM (Perancis) untuk mengevaluasi potensi mineral di daerah Kalimantan Bagian Timur Laut pada tahun 1982…
Indonesia terkenal sebagai salah satu negara yang mempunyai begitu banyak gunungapi aktif di dunia, dengan jumlah mencapai 129 buah yang dibagi ke dalam tipe A, B dan C. Oleh karena itu perlu adanya penanganan yang serius baik untuk mengantisipasi apabila terjadi letusan maupun penanganan dalam rangka pemanfaatan sumberdaya alamnya untuk kepentingan ekonomi.
Merapi (2968 m dml), yang berlokasi di perbatasan propinsi Jawa Tengah dan DIY merupakan salah satu gunungapi paling aktif di indonesia, dengan periode letusannya antara 1 tahun sekali. Kegiatannya ditandai dengan adanya pertumbuhan kubah lava di puncak, guguran lava pijar dan awan panas guguran maupun letusan. Sampai saat ini G. Merapi masih menunjukkan aktivitasnya dengan mengeluarkan guguran…
Hingga saat ini, G. Merapi (2968 m dml), yang berlokasi di perbatasan propinsi Jawa Tengah dan DIY masih tetap menunjukkan aktivitasnya dengan mengeluarkan guguran-guguran lava pijar dari puncaknya. Walaupun intensitas gugurannya sudah mulai menurun, namun arah guguran masih bervariasi di antara hulu Kali Sat, Kali Lamat, Kali Senowo dan Kali Bebeng dengan jarak luncur maksimum 2,5 km dari puncak.
Gunung merapi merupakan gunungapi yang bertipe strato dengan kubah lava. Gunung yang merupakan gunungapi paling aktif ini dengan ketinggian 2965 m, mempunyai periode letusan 2 sampai 7 tahun sekali. Letusan merapi mempunyai karakter tersendiri yang disebut dengan tipe merapi, yang pada prinsipnya merupakan guguran kubah lava.