Maksud penelitian adalah meneliti petrologi dan geokimia batuan hasil gunung api Awu, meliputi pencarian dan pengambilan contoh batuan lapangan dengan memperhatikan gejala vulkanik, analisa petrogafi dan analisa kimia contoh batuan. Sedangkan tujuannya mendapatkan gambaran tentang karakter komposisi mineral dalam batuan dan variasi geokimia dari batuan hasil gunungapi Awu. Berdasarkan pemeriks…
Ciremai merupakan gunungapi Kaurter aktif dan memiliki sejarah letusan yang tercatata sejak tahun 1698. Secara administratif berada di Provinsi Jawa Barat, mencakup kabupaten Cirebon, Kuningan dan Majalengka. Erupsi G. Ciremai tercatat terakhir kali terjadi tahun 1937 dengan selang waktu istirahat terpendek 3 tahun dan terpanjang 112 tahun. Tiga erupsi 1772, 1775 dan 1805.
Ciremai merupakan gunungapi Kuarter aktif dan memiliki sejarah letusan yang tercatata sejak tahun 1698. Secara administratif berada di Provinsi Jawa Barat, mencakup Kabupaten Cirebon, Kuningan dan Majalengka. Erupsi G. Ciremai tercatat terakhir kali terjadi tahun 1937 dengan selang waktu istirahat terpendek 3 tahun dan terpanjang 112 tahun. Tiga erupsi 1772, 1775 dan 1805 terjadi di kawah pusat…
Menurut klasifikasi Gill (1981), batuan komplek G. Semer - Jambangan berkomposisi basalt, andesit basa, andesit asam dan dasit dengan kadar K-sedang. Batuan lava umumnya bertekstur porfiritik terdiri dari plagioklas, piroksen, kurag lebih olivin, kurang lebih amfibol, mineralopak, gelas vulkanik, kurang lebih olivin. Dari data petrografi dan geokimia menunjukkan batuan komplek gunungapi Semeru …
Berdasarkan data sejarah letusan diketahui bahwa daur kegiatan G. Kelut berkisar antara 15 sampai 30 tahun. Kegiatan utama letusan selalu terjadi di kawah yang berisi air dengan ketinggian lebih dari 1600 m diatas permukaan laut, yang bila terjadi letusan selalu menyemburkan lahar primer yang suhunya mencapai 200 derajat Celcius. Berdasarkan statistik bahwa jumlah korban letusan selalu berbandi…
Gunungapi Papandayan merupakan kerucut paling selatan dari deretan gunungapi aktif di Jawa Barat, terletak sekitar 60 km sebelah tenggara kota Bandung dan termasuk Kabupaten Garut. Secara geografis gunung ini terletak dengan ketinggian 2665 meter diatas permukaan laut, atau sekitar 1950 meter diatas dataran Garut. Gunungapi ini paling sedikit 6 buah kawah, diantaranya yang tertua kawah tegal al…
Penyelidikan petrologi dan geokimia batuan merupakan salah satu komponen yang tidak bisa lepas dari serangkaian penyelidikan-penyelidikan mengenai gunungapi. Batuan vulkanik baik lava, piroklastik maupun lahar merupakan hasil kegiatan suatu gunungapi. Lava dan piroklastik dari suatu gunungapi merupakan batuan yang dihasilkan langsung oleh magma, yang selama perjalanannya naik ke permukaan telah…
Kompleks gunungapi Iyang Argapura berdasarkan sejarah erupsinya termasuk gunungapi tipe B (kusumadinata, 1979). Erupsi terakhir yang tercatat adalah pada tahun 1500, yaitu erupsi phreatik yang terjadi di puncak dan meningalkan bekas lubang letusan berdiameter 50-80 meter dengan kedalaman 20-45 meter (van padang, M.N.,1951)
Maksud penyelidikan adalah untuk mengetahui petrokimia batuan kompleks gunungapi Batur. Dengan adanya ini diharapkan dapat menambah penyelidikan tentang gunungapi tersebut. pengetahuan jadikan dasar Tujuan Penyelidikan adalah data tersebut dapat sebagai petunjuk kegiatan gunungapi di masa yang akan datang. di Batur. Gunungapi Batur berada di daerah Bali secara geografis terletak pada 08°14′3…
Kegiatan Regu Penyelidikan Petrokimia dimulai sejak terjadinya letusan per-tama pada 28 Desember 1987 malam hingga menjelang berakhirnya kegiatan 19 Januari 1988 serta dilanjutkan dengan penyelidikan lapangan pada 13 sampai 31 Agustus 1988. Mulai sejak itu Regu Petrokimia pada setiap pertemuan Direktorat Vulkanologi yang khusus menangani kegiatan letusan Gunungapi memberikan pelayanan di bidang…