G. Tandikat termasuk gunungapi aktif berbentuk strato dengan ketinggian puncak mencapai 2438 m di atas muka laut, sekitar 1740 m di atas dataran tinggi Padang. Posisi geografis puncaknya adalah 0°25'57.30" Lintang Selatan dan 100°19'01.69" Bujur Timur. Secara administratif tubuh G. Tandikat terletak di Kabupaten Padang Pariaman dan Kabupaten Agam, Propinsi Sumatera Barat
Secara geografis Gunung Marapi (G. Marapi) terletak pada posisi 0° 22' 47,72" LS dan 100° 28' 16,71" BT termasuk kedalam wilayah Kabupaten Agam dan Tanah Datar. Tinggi puncaknya 2891,3 m dari permukaan laut atau sekitar 2000 m dari dataran kota terdekat Bukittinggi.
Berdasarkan SPPD No. 2106/P/84 dan SPPD No.2107/P/84 penulis berdua ditugaskan ke Pos Pengamatan gunung KW. Ijen di Paltuding Licin Banyuwangi.
Kami ditugaskan ke G.Dieng dalam rangka pengamatan visual kegiatan G. DIeng, dengan SPPD No.1028/P/84. Tugas dilaksanakan sejak 10 Juli s/d Agustus 1984. Selama tugas telah kami kumpulkan data pengukuran suhu dan pengamatan visual sejak bulan Juni s/d Agustus 1984. Pengumpulan data yang sinambung sangat diperlukan, karena dapat untuk mengetahui tingkat kegiatan suatu gunungapi.
Penulis mendapat tugas dari Pimpinan Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi melakukan Pengamatan G. Lamongan dan pengukuran suhu air ranu-ranu di Kabupaten Lumajang.
G. Papandayan termasuk tipe gunungapi strato campuran, yang terletak di Tatar sunda, Priangan, kab. Garut, Propinsi Jawa Barut.
G. Papandayan, tinggi 2665 m dari muka laut, adalah salah satu gunungapi aktip di daerah Jawa Barat. Letaknya di Kabupaten Garut pada posisi astronomis 7 derajat 19' Lintang Selatan dan 107 derajat 44' Bujur Timur.
G. Lamongan yang terletak dalam wilayah Kabupaten Probolinggo dan Lumajang mempunyai ketinggian 1651 m dml. Diapit o-leh G. Tengger dan Hiyang Argopuro.
Para penulis ditugasi oleh Pemimpin Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi untuk melakukan pengamatan visual dan pemeriksaan laharan di sungai-sungai yang mengalir di lereng tenggara dan selatan G. Semeru.
Pengamatan terhadap kegiatan G. Guntur secara tetap telah dimulai sejak September 1985, lokasi Pos Pengamatan di Desa Sirnajaya, wilayah Kabupaten Garut.