Pengamatan seismik G. Banda Api secara teratur dilakukan sejak Mei 1984. Alat yang dipergunakan adalah seismograf elektromaknit satu komponen tegak. Sebelumnya adalah seismograf mekanik Splinder & Hoyer komponen tegak dan satu komponen seismograf elektromaknit. Kedua seismograf tersebut sering mengalami kerusakan pada rekorder dan amplifier. Hambatan tersebut baru dapat diatasi pada 1984 dengan…
Kamis, 5 Desember 1985 penulis berangkat ke gunungapi Ile Werung di Pulau Lembata, Kabupaten Flores Timur. Tanggal 9 Desember penulis tiba di Pos Pengamatan G. Ile Werung yang masih bersifat sementara di Kampung Lamaheku, Desa Lerek. Selama 12 hari penulisi berada di kampung ini untuk mengadakan pengamatan visual dan seismik bersama-sama pengamatan setempat, Gapar Harema Roma, tidak lupa pula m…
Gunung Agung di Pulau Bali merupakan salah satu gunungapi aktif, disamping gunungapi Batur, mempunyai ketinggian 3014 meter diatas permukaan laut. Gunung Agung diketahui sebagai salah satu gunungapi yang kurang sekali mengadakan letusan-letusan. Selama sejarah letusan yang diketahui terjadi pada tahun-tahun 1808, 1821, 1843, dan 1963. Dari letusan gunung Agung yang terakhir (1963), diketahui te…
Gunungapi Kaba merupakan salah satu gunungapi aktif di Indonesia terletak di Propinsi Bengkulu, Kabupaten Rejang Lebong. Puncak tertinggi adalah 1952 m diatas permukaan air laut, yang mempunyai bentuk tubuh berupa kerucut terpancung dengan struktur berlapis akibat dari letusan selang seling dari letusan eksplosif dan leleran lava (efusif). Permukaan puncak berelief kasar ini merupakan dereta bu…
Gunung Sorik MArapi adalah salah satu gunungapi berbentuk strato dan menurut klasifikasi aktivitasnya termasuk Tipe A terletak di wilayah Kabupaten Mandailing Natal, Propinsi Sumatera Utara, ketinggian puncak kurang lebuh 2145 m dpl. Dalam sejarah kegiatannya gunungapi ini pernah meletus yaitu pada tahun 1830, 1879, 1892, 1917, 1970, 1986, dan 1987 jenis letusan pada umumnnya adalah freatik. Ko…
Dari catatan sejarah Aktivitas vulkanik G. Tandikat tercatat sebanyak 2 kali kegiatan letusan, yaitu pada tahun 1889 dan 1914. Letusan 1889 terjadi dari Kawah B dimana kegiatan letusan dimulai tanggal 19 Februari. Di puncak G. Tandikat terlihat tiang asap dan nyala api dan juga terasa getaran gempa yang diiringi sura letusan. Sampai tanggal 17 April tiang asap masih terlihat kadang disertai ole…
Salah satu cara untuk mengetahui karakteristik/perilaku gunungapi adalah dengan melakukan pengamatan seismik secara terus menerus, data-data seismik yang dikombinasikan dengan metoda-metoda lain misalnya pengamatan visual, pengukuran suhu kawah, analisa kimia gunungapi dan pengukuran deformasi akan memberikan informasi yang lebih akurat. Pada tahun anggaran 2002 Proyek Penyelidikan dan Pengamat…
Gunungapi Kaba merupakan salah satu gunungapi aktif di Pulau Sumatera. secara administratif Gunungapi Kaba termnasuk ke dalam wilayah Kabupaten Rejang Lebong (Curup). Puncak tertinggi Kaba adalah 1952 m dari permukaan laut. Gunungapi Kaba mempunyai bangun seperti kerucut terpancung dengan struktur berlapis atau strato, selang-seling antara endapan piroklastik hasil erupsi eksplosif dengan leler…
Dari 129 gunungapi aktif di Indonesia G. Colo tercatat dalam sejarah letusannya merupakan salah satu gunungapi yang letusannya sangat dahsyat. Akibat letusan terakhir tahun 1983 menghancurkan hampir seluruh P. Una0Una yang terkenal dengan predikan sebagai gudang kopra atau ringgit yang mengapung di perairan Teluk Tomini terlanda awan panas, lontaran piroklastik dan lahar, termasuk pepohonan, pe…
Gunung Ambang merupakan salah satu gunungapi yang terletak dalam jalur gunungapi aktif di Minahasa yang terbentuk pada struktur terban tektonik Minahasa di ujung utara lengan Pulau Sulawesi. Jalur gunungapi aktif tersebut juga lanjutan dari untainnya di Pulau SUmatera, Jawa, Kepulauan Nusa Tenggara, Busur Banda dan berlanjut hingga kelompok gunungapi aktif di Ternate-Halmahera, Kepulauan Sangih…