pada umumnya pengamtan seismik terhadap gunungapi-gunungapi aktif di Indonesia hanya digunakan pesawat seismograf mekanis dengan pembesaran rendah, kecuali di gunung Tangkuban Prahu dan Merapi dimana digunakan seismograf transistor dengan pembersaran yang cukup tinggi.
Penempatan seismometer yang sudah demikian dekat pada titik kegi- atan ternyata sedikit sekali menangkap/mencatat gempa volkanik. Seluruh pencatatan didominasi oleh gempa tektonik. Suatu kenyataan bahwa dalam keadaan tenang/normal kegiatan seismiknyapun menunjukkan ketenangan pula. Berbeda dengan gunungapi lainnya, meskipun kegiatan yang tampak di permukaan tenang, tetapi kegiatan seismiknya te…
Kawah Ijen merupakan gunungapi aktif (tipe A) yang terletak di wilayah kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur (Gb. 1). Secara geografis terletak pada 08 03 30 Lintang Selatan dan 114 14 30 Bujur Timur, dengan ketinggian +2386 meter di atas permukaan laut.
Gunung Lamongan (+1671 meter) merupakan suatu gunungapi aktif (tipe A) di Indonesia yang mempunyai ciri khusus yaitu terdapat banyak bekas hasil letusan di daerah kakinya. Gunungapi tersebut terletak di wilayah Kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Lumajang, Jawa Timur (Gambar 1).
Kegiatan vulkanik G. Slamet dipantau dari Pos Pengamatan Gunungapi yang terletak di sebelah selatan G. Slamet, tepatnya di Desa Gambuhan kecamatan Pulosari Kabupaten Pamulang Jawa Tengah pada ketinggian +1025 mdpl.
Kegiatan vulkanik G.Gede tampak berupa tembusan solfatara/fumarola aktif pada sejumlah kawah di sekitar puncaknya. Kawah - kawah tersebut merupakan pusat - pusat kegiatan vulkanik/letusan G.Gede di masa lampau dan beberapa diantaranya masih aktif saat ini.
Kawah Ijen (2386 m), terletak pada 8°03′30 Lintang Selatan dan 114°14 30 Bujur Timur, termasuk dalam wilayah kabupaten Banyuwangi dan kabupaten Bondowoso, Jawa Timur (Gb. 1). Penelitian dan pengamatan Kawah Ijen sampai Januari 1988 masih terus dilakukan, terdiri dari pengamatan kegempaan yang ditunjang dengan pengamatan visual, pengukuran suhu air danau kawah dan solfatara.
Dari sekian banyak gunungapi aktif yang ada di wilayah Indonesia bagian timur, G. Awu di kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, merupakan salah satu gunungapi aktif yang mempunyai fenomena menarik untuk diselidiki. G. Awu yang mirip dengan G. Kelud, memiliki danau kawah. Kawah G. Awu merupakan sebuah kawah tunggal dengan ukuran 1550 x 1200 m2, biasanya berair yang berasal dari air hujan dan tertam…
G. Lokon adalah merupakan salah satu gunung api paling aktif yang terdapat di wilayah Sulawesi Utara. Secara administratif berada dalam wilayah Kecamatan Tomohon, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara. Secara geografis terletak pada posisi 1° 21' 30" LU dan 124° 47' 30" BT. Kompleks Lokon - Empung terdiri dari 2 puncak, yaitu Gunung Lokon dan G. Empung, dengan ketinggian masing-masing …
Awu merupakan gunung api yang menempati posisi paling utara di Provinsi Sulawesi Utara, serta merupakan bagian akhir dari rangkaian gugusan Sangihe - Talaud. Secara geografis terletak pada posisi 3° 40' Lintang Utara dan 125° 30' Bujur Timur.