Gunungapi Anak Krakatau merupakan gunungapi aktif yang mempunyai intensitas pertumbuhan cukup tinggi. Gunungapi ini terletak di tengah Selat Sunda (Gambar 1) dan terletak di dalam satu garis daerah lemah antara P. Panaitan, Krakatau, Sebesi, dan G. Rajabasa. Pulau-pulau ini terbentuk akibat kegiatan vulkanik.
Selama Tahun Anggaran 1998/1999 telah dilakukan penyelidikan dan pemasangan alat pemantauan gunungapi di beberapa gunungapi-gunungapi aktif di wilayah propinsi Aceh. Gunungapi yang diteliti meliputi Gunungapi Seulawah Agam di Kabupaten Aceh Besar (Janto), Gunungapi Peuet Sague di Kabupaten Pidie (Sigli), dan Gunungapi Burni Telong di Kabupaten Aceh Tengah (Takengon).
G. Burni Telong termasuk kedalam wilayah Kabupaten Aceh Tengah, Takengon, terletak pada posisi 4°46'00" Lintang Utara dan 96°48'00" Bujur Timur. Tinggi puncaknya 2624 m dari permukaan laut. G. Burni Telong yang mempunyai kawah A, B, dan C pada puncaknya sebenarnya merupakan krucut gunungapi yang tumbuh dilereng selatan Gunung Geureudong.
Jumlah gempa vulkanik dangkal G.Slamet terus meningkat sejak tanggal 17 Januari hingga Maret 1991, kemudian disusul oleh peningkatan jumlah gempa permukaan.