G. Lokon yang terdiri dari Puncak Lokon dan G. Empung merupakan gunung api aktif yang letusannya telah dikenal sebagai eksplosif. Frekuensi letusannya menunjukan peningkatan terhadap selang waktu terjadinya letusan. Hal ini dapat dilihat dari sejarahnya dimana sebelum th.1800 mempunyai selang waktu letusan yang sangat lama (400th), meningkat 2 kali terjadi letusan dalam kurun watu 100 tahun kem…
Didalam keputusan Menteri Pertambangan dan Energi No. 1892/KPTS/Pertambangan/1984 maka menurut pasal 404 Sub Direktorat Analisa Gunung api mempunya fungsi yaitu, Melakukan penyelidikan dan pengelolaan laboratorium lapangan G. Merapi di Jawa-Tengah, melakukan penyelidikan petrokimia, gas dan uap panas bumi, serta melakukan perancangan, perakitan, perbaikan, pengembangan dan percobaan instrumenta…
Laporan ini dimaksudkan sebagai realisasi dari hasil penyelidikan petrokimia G. Soputan, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara mulai tanggal 30 April - 19 Mei 1994 dalam rangka pelaksanaan proyek Penyelidikan Gunung Api dan Panas Bumi Tahun anggaran 1994/1995. Dalam penyelidikan ini mempergunakan Peta Topografi dan Peta Geologi Komplek Gunungapi Soputan dan Sekitaranya, Minahasa, Sulawesi Utara sk…
G. Awu terletak di ujung baratlaut P.Sangir-Besar pada posisi geografi 3°40' Lintang Utara dan 125°30' Bujur Timur, tingginya lk. 1320 m dari muka laut (Peta 1). Kawah G. Awu merupakan sebuah kawah tunggal berukuran 1550 x 1200 m2 dan berair sehingga merupakan sebuah da- nau, volumnya ditaksir 3,47.106m3'. Air danau kawah ini lah yang merupakan salah satu unsur bahaya erupsi, karena dapat men…
Sub Direktorat Analisa Gunung Api, berdasarkan pasal 404 keputusan Menteri Pertambangan dan Energi Nomor 1892/KPTS/M/Pertambangan/1984, mempunya fungsi: - Melakukan Penyelidikan dan Pengelolaan laboratorium lapangan G. Merapi di Jawa Tengah - Melakukan penyelidikan Vulkano-Fisika - Melakukan Penyelidikan Petrokimia, gas dan uap panasbumi dst.
G. Soputan terletak di Sulawesi Utara, termasuk kedalam type gunungapi strato dengan kerucut parasitnya Aeseput dan Aeseput Weru. Puncak tertingginya mencapai ketinggian 1783,7 m diatas muka laut. Geologi G. Soputan termasuk didalam peta geologi bersistim dari Lembar manado, Sulawesi Utara. Daerah ini terdiri dari satuan batuan gunungapi berumur Tersier dan Kwarter. G. Soputan dan sekitaranya d…
Penyusunan laporan Gunung api Karangetang dibuat sebagai realisasi dari hasil penyelidikan Petrokimia Gunung api. Penyelidikan ini dimulai pada tanggal 8 Mei 1996 sampai tanggal 1 Juni 1996, sesuai dengan rencana Seksi Petrokimia dan Gas yang tercukup dalam Proyek Penyelidikan dan Pengaman Gunung Api Tahun anggaran 1996-1997
Didalam penelitian ini, Regu Gaya Berat melakukan pengukuran besaran gravitasi bumi (g) dengan cakupan wilayah sekotar Gunung Ruang - Tagulandang sedangkan Titik acuannya (Base) terletak didepan rumah Kepala Pos Pengamat G. Ruang. Penyelidikan gaya berat dimaksudkan untuk mengumpulkan data geofisika dalam hal ini harga gaya berat dari G. Ruang dan sekitarnya relatif terhadap Base. Dari hasil pe…
Pada 17 Agustus 1985, Direktorat Vulkanologi mengadakan pendakian puncak beberapa gunungapi tertinggi di wilayah Republik Indonesia. Salah satu dari gunungapi tersebut adalah G. Klabat, yaitu gunung yang tertinggi di dataran Minahasa Provinsi Sulawesi Utara. Kami berdasarkan SPPD No. 1510/P/85 dan SPPD No. 1511/P/85 diperintahkan untuk tugas tersebut di atas. Tugas utama dalam pendakian ini ada…