Menurut catatan yang terdapat di lingkungan perpustakaan direktorat vulkanologi dan mitigasi bencana geologi dan puslitbang geologi tidak dijumpai adanya laporan-laporan yang menjelaskan tentang kegatan vulkanisme di komplek G. Wilis dalam kurun sejarah, oleh karenanya gunungapi ini dapat diklasifikasikan sebagai gunungapi tipe C (van Bemmelen, 1949, p.189).
Gunungapi Patuha merupakan salah satu gunungapi aktif tipe B yang terletak pada suatu deretan gunungapi aktif yang mengelilingi cekungan Bendung, diaantaranya G. Tangkuban Parahu, G. Burangrang, G. Cakrabuana, G. Guntur. Produk G. Patuha menutupi endapan vulkanik Tua (marine deposit) berumur Neogen pada daerah G. Galu dan Ciwidey.
Gunung salak-sukabumi dikenal saat ini merupakan suatu proyek pengembangan/pemanfaatan panasbumi untuk tenaga listrik yang dikelola oleh PT. Unocal Indonesia bekerjasama dengan PERTAMINA dalam bentuk "Joint Operation Contract" (JOC).
Sesuai dengan program yang telah diusulkan dan dicantumkan dalam kegiatan proyek penyelidikan dan pengamatan gunungapi, direktorat Vulkanologi untuk tahun anggaran 2000/2001, maka dilaksanakan kegiatan inventarisasi potensi wisata di sekitar kawasan G. Lamongan, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
Inventarisasi potensi wisata Gunungapi Kelimutu dimaksudkan untuk mengumpulkan informasi tentang obyek wisata yang sudah dikenal dan dikelola secara profesional seperti 3 danau kawah di daerah puncak, tetapi juga obyek wisata yang belum dikenal namun mempunyai potensi untuk dikembangkan.
Inventarisasi potensi wisata Gunungapi Kelimutu dimaksudkan untuk mengumpulkan informasi tentang obyek wisata yang sudah dikenal dan dikelola secara profesional seperti 3 danau kawah di daerah puncak. tetapi juga obyek wisata yang belum dikenal namun mempunyai potensi untuk dikembangkan.
Gunungapi Dempo terletak di Propinsi Sumatra Selatan mencakup wilayah Kecamatan Pagar Alam, Jerai, Muara Pinang dan Tanjung Sakti, Kabupaten Lahat. Hanya sebagian kecil yang termasuk ke dalam wilayah Propinsi Bengkulu yaitu yang terletak di dalam wilayah Kabupaten Muna. Secara geografi Gunungapi Dempo terletak pada garis 04° 02' Lintang Selatan dan 103° 08' Bujur Timur.
Tim Inventarisasi Potensi Wisata mencari celah lain yang ada di daerah kawasan G. Ijen, yang sekiranya dapat dikembangkan dimasa mendatang selain sumberdaya mineral, hal ini dirasakan sangat perlu sekali menginngat daerah ini sering dikunjungi oleh wisatawan baik domestik maupun mancanegara.
Dalam menginventarisir jalur objek wisata ini tahap pertama diperlukan studi kepustakaan dari aspek geologi/kegunungapian, keindahan alam serta aspek penunjang lainnya seperti kebudayaan, sosial, sejarah, antropologi, dan lain - lain. Selanjutnya perlu melakukan penelitian langsung ke lapangan meninjau situasi tempat - tempat yang potensil untuk pengembangan keparawisataan.