Didalam keputusan Menteri Pertambangan dan Energi No. 1892/KPTS/Pertambangan/1984 maka menurut pasal 404 Sub Direktorat Analisa Gunung api mempunya fungsi yaitu, Melakukan penyelidikan dan pengelolaan laboratorium lapangan G. Merapi di Jawa-Tengah, melakukan penyelidikan petrokimia, gas dan uap panas bumi, serta melakukan perancangan, perakitan, perbaikan, pengembangan dan percobaan instrumenta…
Direktorat Vulkanologi mempunyai tanggung jawab antara lain memantau aktivitas gunung api yang berada di seluruh Indonesia yang berjumlah 129 buah. Penelitian metoda Potensial Diri (SP) di G. Soputan melingkupi pengukuran harga relatif potensial diri di sepanjang lintasan Tumaratas-Puncak Soputan, kaki Gunung Rendengan-Silian, Puncak Soputan-G. Kedewung, Puncak Soputan - Silian, dan membuat pet…
Pengukuran ini bertujuan untuk mendapatkan data SP yang akan dijadikan acuan metoda SP, bila suatu saat nanti terjadi suatu peningkatan aktivitasnya dan merupakan pendahuluan untuk pengamatan gunungapi Batur dengan metoda SP. Hasil pengukuran diperlihatkan berupa profil yang melintas secara radial, dimulai dari kaki gunung menuju kawah gunungapi tersebut. Profil yang telah dilakukan sebanyak 4 …
G. Iya merupakan gunungapi strato dengan ketinggian 637 meter d.p.1 dan merupakan salah satu dari 13 gunungapi aktif (Tipe A) yang berada di sekitar P. Flores (Photo-1). Gunung Iya merupakan suatu komplek gunungapi dengan beberapa kerucut diantaranya G. Roja (425 m) dan G. Pui/G. Meja (371 m) yang membentuk tanjung di selatan kota Ende. Dalam sejarah letusannya, G. Iya menampakkan aktifitasnya …
Potensial diri (SP) merupakan suatu metoda geolistrik yang memanfaatkan/mengukur sumber-sumber listrik yang telah ada secara alamiah, yang berlainan misalnya dengan metoda tahanan-jenis yang menggunakan sumber listrik dari luar. Hasil yang dapat diharapkan yaitu akan diketahuinya daerah anomali positip yang mana menunjang untuk penentuan daerah lemah (struktur geologi) di daerah dengan G.Sorik …
Pengukuran ini dilakukan pada 16 Oktober 1986 di lokasi tetap seperti pada pengukurqn sebelumnya yaitu di jalur Woro-Gendol. Titik-titik, pengukuran ada tiga belas buah yang satu diantaranya ditentukan sebagai titik referensi (BS).
Sehubungan dengan program kerja Seksi Vulkano Fisika, Sub Direktorat Analisa Gunungapi, Direktorat Vulkanologi pada Pelita IV tahun-III 1986-1987, pada tanggal 30 April 1986 selama 11 hari regu Potensial Diri, Tim Vulkano Fisika, berangkat ke Yogyakarta ( G. Merapi) untuk melakukan pengukuran Potensial Diri pada jalur Gendol - Woro. Tujuan penyelidikan ini untuk memonitor aktifitas Potensial D…
Penyelidikan geofisika G.Kelud pada tahun anggaran 1985/1986 difokuskan pada metoda Potensial Diri, setelah melihat Peta Anomali intensitas magnit total G.Kelud yang dibuat 1979. Dari data kemagnitan, di dapatkan adanya suatu zona anomali negatif yang diinterpretasikan sebagai suatu manifestasi panas bawah permukaan, pada daerah antara Bambungan - G.Lirang, Jalur Margomulyo-Kawah.
Kegiatan penyelidikan S.P di Guntur, merupakan lanjutan penyelidikan terdahulu, yaitu penyelidikan S.P di Puncak Kancah nangkub yang merupakan sebagian dari puncak Komplek G.Guntur. Adapun puncak Kancah nangkub di dalam Komplek G.Guntur disebut G.Parukuyan.
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli dan September 1984 selama lebih kurang 1 1/2 bulan sehubungan dengan program Proyek Pengembangan Laboratorium Gunungapi, Direktorat Vulkanologi.