Pada 26, 27 Agustus dan 10 November 1982 gunung Soputan meletus besar, mengakibatkan hujan kerikil (lapili) dan bom besar sekeliling gunung ini, juga hujan pasir dan abu sampai di kota Manado. Kubah lava pada puncak gunung Soputan semuanya habis terlemparkan, sehingga terbentuklah kawah yang curam dan dalam. Dengan demikian jelaslah bahwa puncaknya sangat berubah sekali sehingga kawah tersebut …
Proyek Pengamatan Pengawasan merealisasika aksi dan Pemetaan Gunungapi Pemetaan Topografi. Sub kerja Gunungapa tahun anggaran 1993/1994, yakni Topografi Puncak Gunung Kelimutu. rencana Direktorat Pemetaan melakukan Pemetaan Tujuan dari pemetaan topografi mendapatkan peta topograf: situasi puncak pada saat disiplin hal topografi saat puncak adalah untuk guna mengetahui situasi ini, dan akan dipe…
G. Merapi merupakan salah satu gunungapi paling aktif di dunia, mempunyai periode letusannya berkisar antara 2-7 tahun. Letusan G. Merapi ditandai dengan proses pembentukan kubah lava dan terkadang juga adanya penghancuran sebagian kubah lava lama. Longsoran kubah lava aktif tersebut menimbulkan aliran piroklastik atau awan panas.
Gunung Boleng (Ileboleng) telah dipetakan puncaknya oleh Reksowirogo th 1972 yang meliputi kawah utama dan sebagian puncak bagian selatan, Reksowirogo th 1976 juga memetakan tubuh G. Ileboleng dan kampung - kampung sekitarnya dengan skala 1 : 20.000. Vegetasi tutupan sekitarnya didominasi oleh padang rumput. Pada pengukuran topografi situasi puncak (1988), keadaan kawah ileboleng, secara visua…
Seksi Pemetaan Topografi, Sub. Direktorat Pemetaan Gunungapi, Direktorat Vulkanologi melalui Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi dalam tahun anggaran 1996/1997 merencanakan kegiatan Pemetaan Situasi Topografi Puncak/Kawah Gunung Tambora di Pulau Sumbawa.
Maksud dan tujuan pemetaan adalah mendapatkan/membuat Peta Situasi Topografi Puncak/Kawah gunung Agung yang baru, guna mengetahui bentuk topografi dan situasi disekitar puncak/kawah sehingga dapat menunjang berbagai disiplin ilmu (khususnya dilingkungan Direktorat Vulkanologi) dalam rangka penelitian kegiatan gunung tersebut.
Tinggi gunung Inelika 1559 m di atas muka laut, dengan Tipe gunungapi strato yang terletak di Daerah Bajawa Flores Tengah. Nama kawah Wolo Inielika, Wolo Lega dan Wolo Runu dengan nama lain adalah Keok Peak. Tujuan pemeriksaan kali ini adalah untuk melihat atau mengamati langsung keadaan di sekitar puncak yang mungkin timbul perubahan perubahan peningkatan kegiatan.
Pemetaan topografi puncak/kawah Gunung Dukono mempunyai maksud dan tujuan untuk mengetahui bentuk topografi dan situasi disekitar puncak/kawah disamping mengetahui perubahan bentuk kawah, bibir kawah dan detail lain sehingga dapat menunjang berbagai disiplin ilmu (khususnya dilingkungan Direktorat Vulkanologi) dalam rangka penelitian kegiatan Gunung Dukono.
Dalam rangka melaksanakan kegiatan Proyek Pengamatan Pengawasan dan Pemetaan Gunungapi pada Pelita V tahun anggaran 1993/1991. Seksi Pemetaan Topografi. Sub Dit Pemetaan Gunungspi, Direktorat Vulkanologi telah melakukan pengukuran topografi puncak gunung Dempo di daerah Sumatera Selatan. Tim pengukuran ini terdiri dari: Agus Karim, SPPD No. 1006/0441/3405/93. Rep Dehlan. SPPD nomor 1003/0441/34…
Berdasarkan SPPD dari No. 968/0441/3402/89 sampai dengan No. 979/ 0441/89 a.n. Sdr. Aidil, Bustamam, Zuraida, Sugiharto, M.Iksan, Sigit, Musbar, Suparmo, Asran Nasution, Munir, Dalipa Marjusi dan Sdr.Bujang melakukan pendakian Gunungapi di Sumatra. Maksud pendakian ke puncak adalah melakukan pengukuran suhu solfatara/fumarola, mata air panas dan pemeriksaan kawah.