Disepanjang P. Sumatera, jawa, bali, nusatenggara, maluku dan sulawesi utara tersebar sebanyak 129 buah gunungapi aktif, 79 gunungapi diantaranya sangat aktif dan berbahaya. Selama dua abad terakhir tidak kurang dari 200.000 jiwa yang menjadi korban letusannya dan tidak terhitung kerusakan harta bendanya.
Direktorat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Direktorat Jenderal Geologi dan Sumberdaya Mineral sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya bertanggung jawab untuk melakukan pengaatan, pemantauan dan penjagaan terhadap 129 gunungapi aktif di Indonesia melalui satu jaringan 68 pos pengamatan gunungapi.
Direktorat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (DVMBG), Direktorat Jenderal Geologi dan Sumberdaya Mineral, Departemen Energi Dan Sumber daya Mineral, memiliki wewenang untuk melakukan pengamatan, pemantauan dan penjagaan terhadap 129 ginungapi aktif di Indonesia melalui 68 pos pengamatan gunungapi.