Maksud penyelidikan untuk melaksanakan salah satu tugas dari Proyek Mitigasi Bencana Alam Geologi. Sedangkan tujuannya adalah mengevaluasi kegiatan Gunung api Karangetang secara visual dan seismik. Kegiatan penyelidikan ini dilatarbelakangi oleh kegiatan Gunung api Karangetang yang selama ini masih diatas aktif normal. Metoda penyelidik seismik dilakukan dengan menggunakan satu (1) perangkat se…
Gunungapi Kaba merupakan salah satu gunungapi aktif di Indonesia terletak di Propinsi Bengkulu, Kabupaten Rejang Lebong. Puncak tertinggi adalah 1952 m diatas permukaan air laut, yang mempunyai bentuk tubuh berupa kerucut terpancung dengan struktur berlapis akibat dari letusan selang seling dari letusan eksplosif dan leleran lava (efusif). Permukaan puncak berelief kasar ini merupakan dereta bu…
Gunung Sorik MArapi adalah salah satu gunungapi berbentuk strato dan menurut klasifikasi aktivitasnya termasuk Tipe A terletak di wilayah Kabupaten Mandailing Natal, Propinsi Sumatera Utara, ketinggian puncak kurang lebuh 2145 m dpl. Dalam sejarah kegiatannya gunungapi ini pernah meletus yaitu pada tahun 1830, 1879, 1892, 1917, 1970, 1986, dan 1987 jenis letusan pada umumnnya adalah freatik. Ko…
Dari catatan sejarah Aktivitas vulkanik G. Tandikat tercatat sebanyak 2 kali kegiatan letusan, yaitu pada tahun 1889 dan 1914. Letusan 1889 terjadi dari Kawah B dimana kegiatan letusan dimulai tanggal 19 Februari. Di puncak G. Tandikat terlihat tiang asap dan nyala api dan juga terasa getaran gempa yang diiringi sura letusan. Sampai tanggal 17 April tiang asap masih terlihat kadang disertai ole…
G. Talang bertipe strato atau berlapis, artinya gunungapinya dibangun oleh perulangan batuan lava dan piroklastika. Terdapat lapangan fumarola, yaitu Gabuo Atas dan Gabou Bawah, Mata airpanas terdapat di kaki gunungapi ini, yaitu di Batu Barjanjang. Dari sejarah letusan G. talang tercatat bahwa letusan besar terjadi pada tahu, 1833, 1843, 1845, dan 1883, letusan tersebut bersifat magmatik yang …
Gunungapi Kerinci termasuk gunungapi aktif bertipe strato terletak di Kabupaten Kerinci Propinsi Jambi dan Kabupaten Solok Propinsi Sumatera Barat, dengan ketinggian kurang lebih 3800 meter dml, atau 3300 meter di atas daratan Duabelas Kuto dan 2400 meter di atas datran Bento. Kegiatan vulkanik yang berada di puncak gunungapi ini berupa hembusan asap putih tipus, sedang sampai tebal yang disert…
Awu merupakan gunungapi yang menempati posisi paling utara di Propinsi Sulawesi Utara, serta merupakan bagian akhir dari rangkaian gugusan Sangihe-Talaud. Setiap letusannya hampir selalu mengakibatkan korban jiwa, meskipun kegiatannya hanya berlangsung beberapa hari. Sehingga tipe letusannyalah yang dianggap sebagai sumber dari bencana tersebut. Dalam setiap letusannya selalu disertai lahar let…
Memantau kegempaan suatu gunung api menjanjikan suatu kemungkinan dugaan tingkat kegiatan gunung api itu sendiri. Pengamatan Seismik di G. Lokon telah dilakukan pada Mei hingga Juni 1985 (Laporan No. 504/DV/1985), ketika itu secara visual kegiatan G. Lokon menunjukkan gejala peningkatan kegiatan. Ternyata kemudian, pada Maret 1988 serangkaian peletusan terjadi dan berlangsung hingga September. …
Jajaran gunung api aktif di kepulauan sangir antara lain G. Ruang, G. Banua Wuhu, G. Siau (Karangetang) dan G. Awu. Morfologi di kepulauan ini yaitu vulkanik muda, sedangkan keadaan tektonik di daerah ini dibentuk oleh 4 pertemuan lempeng litosfer yaitu Eurasia, Filipina, India dan Pasifik. Zone Beniof memanjang sejauh 230 km dengan sudut sekitar 45 derajat di bawah lempeng FIlipina. Gunungapi …
G. Awu merupakan gunungapi yang posisinya paling utara diantara seluruh rangkaian gunungapi di Indonesia. Secara geografis terletak di ujung baratlaut P. Sangir-Besar pada posisi 3° 40' Lintang Utara dan 125° 30' Bujur Timur. Secara administratif berada di Kabupaten Sangir - Talaud, Propinsi Sulawesi Utara. Gunungapi ini bertipe strato dengan danau kawah. Tepi kawah tertinggi atau puncaknya m…