Maksud penyelidikan untuk melaksanakan salah satu tugas dari Proyek Mitigasi Bencana Alam Geologi. Sedangkan tujuannya adalah mengevaluasi kegiatan Gunung api Karangetang secara visual dan seismik. Kegiatan penyelidikan ini dilatarbelakangi oleh kegiatan Gunung api Karangetang yang selama ini masih diatas aktif normal. Metoda penyelidik seismik dilakukan dengan menggunakan satu (1) perangkat se…
G. Talang bertipe strato atau berlapis, artinya gunungapinya dibangun oleh perulangan batuan lava dan piroklastika. Terdapat lapangan fumarola, yaitu Gabuo Atas dan Gabou Bawah, Mata airpanas terdapat di kaki gunungapi ini, yaitu di Batu Barjanjang. Dari sejarah letusan G. talang tercatat bahwa letusan besar terjadi pada tahu, 1833, 1843, 1845, dan 1883, letusan tersebut bersifat magmatik yang …
Gunungapi Kerinci termasuk gunungapi aktif bertipe strato terletak di Kabupaten Kerinci Propinsi Jambi dan Kabupaten Solok Propinsi Sumatera Barat, dengan ketinggian kurang lebih 3800 meter dml, atau 3300 meter di atas daratan Duabelas Kuto dan 2400 meter di atas datran Bento. Kegiatan vulkanik yang berada di puncak gunungapi ini berupa hembusan asap putih tipus, sedang sampai tebal yang disert…
Salah satu sebaran gunung api di Minahasa adalah kompleks Lokon dan Empung, umumnya disebut G. lokon saja terletak di Kecamatan Tomohon, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara (Peta 1.). Mempunyai dua buah kerucut pada jarak lk. 2,2 km satu dari lainnya. Dalam satu jalur antara G. Lokon dan Empung terletak Kawah Tompaluan. Tahun 1952 tingi bibir Kawah Tompaluan dari muka laut + 1200 meter…
Erupsi freatik cukup sering terjadi di dataran tinggi Dieng, hal ini diperlihatkan oleh jumlah kawah yang terbentuk, yaitu kira-kira 70 buah di bagian timur dan tengah komplek, serta kira-kira 30 buah di bagian barat sektor Batur. Sedikitnya 10 erupsi freatik telah terjadi dalam kurun waktu 200 tahun terakhir. Erupsi freatik komplek Dieng dapat dibagi dalam dua kategori.
Data visual terhadap tinggi, tebal dan warna asap dikumpulkan sejak Mei hingga September 1992. Tinggi asap kawah umumnya 75 m di atas bibir kawah, tetapi pada Juni dan September mencapai 100 m. Dari pengamatan visual tersebut, terlihat peningkatan aktifitas vulkanik di permukaan terjadi pada Juni dan September 1992.
Pada pertengahan bulan Januari 1990, kami penulis I. K. Jani Suartiyasa dan Ida Made Djalantik yang berdasarkan SPPD No. 924 dan 925/0441/3402/1990, petugas Pos Pengamatan Gunung Agung di Bali. Melakukan perjalanan dinas menuju gunung Sangeangapi untuk melaksanakan tugas. Sebagaimana diketahui bahwa gunung Sangeangapi adalah sebuah gunungapi yang terletak di Pulau Sangeang sebelah timur laut P.…
Deretan gunungapi Maluku Utara adalah G.Kie Besi, G.Gamalama, G Dukono dan G Gamkonora Gunungapi Gamkonora dan Dukono berada di daratan Halmahera, dan yang lainnya merupakan gunungapi pulau. Secara administratif G. Gamkonora termasuk wilayah Kecamatan Ibu, Kabupaten Maluku Utara, Propinsi Maluku Utara Posisi geografisnya adalah 1 22 30 Lintang Utara dan 127 03' 00" Bujur Timur (Gb. 1). Puncakny…
G. Tandikat termasuk gunungapi aktif berbentuk strato dengan ketinggian puncak mencapai 2438 m di atas muka laut, sekitar 1740 m di atas dataran tinggi Padang. Posisi geografis puncaknya adalah 0°25'57.30" Lintang Selatan dan 100°19'01.69" Bujur Timur. Secara administratif tubuh G. Tandikat terletak di Kabupaten Padang Pariaman dan Kabupaten Agam, Propinsi Sumatera Barat
G. Kerinci terletak pada posisi geografi 1° 41,5' LS dan 101° 16,0' BT termasuk ke dalam wilayah kabupaten Solok, Sumatra Barat di bagian utaranya dan Kabupaten Kerinci (Sungai Penuh), Jambi di bagian selatannya (Gambar 1). Gunung ini bertipe strato dan tinggi puncaknya 3800 m di atas permukaan laut atau 2300 m dari Pos Pengamatan Gunungapi (PGA) Kerinci (Gambar 2). Selama sejarah letusanny…