Wilayah di sekitar gunungapi umumnya memiliki tanah yang subur, serta sumber daya gunungapi yang banyak sehingga menarik penduduk untuk tinggal di sekitar gunung api. Tingkat kepadatan penduduk yang tinggi dengan pemahaman kebencanaan yang belum merata serta pemanfaatan sumber daya alam dan penataan ruang yang tidak tepat menyebabkan risiko bencana alam menjadi besar.
Kebijakan otonomi daerah memberikan kewenangan seluas-luasnya kepada daerah untuk mengembangkan daerahnya. Penataan wilayah harus mempertimbangkan sumber daya dan potensi bencananya. Oleh karena itu diperlukan upaya pengurangan risiko bencana. Analisis risiko bencana gunungapi dilakukan untuk mengetahui tingkat risiko suatu objek bencana di dalam kawasan rawan bencana gunungapi.
Kebijakan Pemerintah dalam pelaksanaan Otonomi Daerah akan berimplikasi terhadap upaya-upaya Pemerintah Daerah Setempat untuk mengoptimalkan pemanfaatan potensi sumberdaya alam yang dimilikinya. Khususnya daerah yang berada di kawasan gunungapi, pemanfaatan lahan dan sumberdaya gunungapi lainnya akan menjadi salah satu alternatif dalam upaya peningkatan pendapatan pendapatan asli daerah.
Kebijakan Pemerintah dalam pelaksanaan Otonomi Daerah akan berimplikasi terhadap upaya-upaya Pemerintah Daerah Setempat untuk mengoptimalkan pemanfaatan potensi sumberdaya alam yang dimilikinya. Khusus daerah yang berada di kawasan gunungapi, pemanfaatan lahan dan sumberdaya gunungapi lainnya akan menjadi salah satu alternatif dalam upaya peningkatan pendapatan asli daerah. Pemanfaatan laham da…
Kebijakan pemerintah dalam pelaksanaan otonomi daerah akan berimplikasi terhadap upaya pemerintah daerah setempat untuk mengoptimalkan pemanfaatan potensi sumber daya alam yang dimilikinya. Khusus daerah yang berada di kawasan gunungapi, pemanfaatan lahan dan sumberdaya gunungapi lainnya akan menjadi salah satu alternatif dalam upaya peningkatan pendapatan asli daerah.
Kebijakan pemerintah dalam pelaksanaan otonomi daerah akan berimplikasi terhadap upaya pemerintah daerah setempat untuk mengoptimalkan pemanfaatan potensi sumber daya alam yang dimilikinya. Khusus daerah yang berada di kawasan gunungapi, pemanfaatan lahan dan sumberdaya gunungapi lainnya akan menjadi salah satu alternatif dalam upaya peningkatan pendapatan asli daerah.
Gunungapi Awu merupakan salah satu dari 127 gunungapi aktif tipe-A di Indonesia. Gunungapi Awu yang secara administratif terletak di kabupaten Kepulauan Sangihe, Propinsi Sulawesi Utara. Kawasan rawan bencana gunungapi Awu mencakup empat kecamatan di kabupaten kepulauan Sangihe, yaitu kecamatan Tahuna Barat, kendahe, tabukan Utara dan Sebagian Tahuna Induk.
G. Lewotolok merupakan salah satu gunungapi aktif yang sekelilingnya dihuni oleh penduduk. Unit permukiman, lahan pertanian dan kota administratif serta pelabuhan penting juga terdapat disekitar gunungapi ini. Oleh karena itu penyelidikan/pemantauan tentang kegiatan gunungapi ini perlu terus dilakukan. Upaya yang dilakukan dalam pengurangan risiko korban jiwa dan harta benda yang diakibatkan ol…
G. Anak Ranakah merupakan salah satu kerucut gunungapi muda yang baru lahir pada 28 Desember 1987. Gunungapi muda ini muncul diantara pegunungan Mandosawu dan Ranakah yang sebelumnya diketahui sebagai komplek gunungapi yang tidur atau paling tidak elama 400 tahun terakhir tidak menunjukkan adanya gejala aktifitas. Oleh karena itu sebelum munculnya gunungapi muda ini tidak satupun gunungapi di P…
G. Anak Ranakah merupakan salah satu kerucut gunungapi muda yang baru lahir pada 28 Desember 1987. Gunungapi muda ini muncul di antara pegunungan Mandosawu dan Ranakah yang sebelumnya diketahui sebagai komplek gunungapi yang tidur atau paling tidak selama 400 tahun terakhir tidak menunjukkan adanya gejala aktifitas. Oleh karena itu sebelum munculnya gunungapi muda ini tidak satupun gunungapi di…