Dalam rangka pelaksanaan kegiatan Sub Bagian proyek pemetaan daerah bahaya gunung api. Saudara Samud Wikartadipura dengan SPDD n 1273/P/81, Sdr. A. D. Sumpena dengan SPPD n 1271/P/81 dan saya dengan SPPD n 1272/P/81 ditugaskan ke G. Sempu termasuk kedalam provinsi Sulawesi Utara, Kabupaten Minahasa.
Dalam penyelidikan geologi gunungapi Ciremai ini terutama meliputi stratigrafi, penyebaran dan struktur geologi dari padanya diharapkan dapat disusun sejarah geologi gunungapi Ciremai.
Kegiatan G. Lokon mempunyai frekuensi letusan yang termasuk sering, yaitu kejadian letusannya dapat mencapai 2 hingga 3 tahun, bahkan nyaris terjadi setiap tahun, demikian menurut catatan sejarah kegiatan G. Lokon terdahulu. G. Lokon terletak di kawasan Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, merupakan bagian dari kumpulan gunung api aktif yang berada di sepanjang jalur gunung api Sulawesi Utara da…
G. Karangetang atau dikenal juga dengan nama G. Api Siau, adalah salah satu gunung api aktif di Indonesia yang terletak di Busur Kepulauan Sangir Talaud. Dibandingkan dengan gunung api lainnya yang ada di Sulawesi Utara, gunung api ini merupakan yang paling aktif. Secara administratif termasuk dalam wilayah Kabupaten Sangihe - Talaud, Provinsi Sulawesi Utara. Secara geografis terletak pada posi…
G. Nila terletak di pulau Nila yang termasuk dalam kepulauan TNS (Teon, Nila dan Serua ) Kabupaten Maluku Tengah. Kalau dari pulau Serua pulau Nila terletak di sebelah selatannya, perjalanan dari Nila menuju Sorus satu hari dengan mempergunakan perahu layar motor. Pulau ini belum ada peta topografinya, demikian pula di puncaknya belum pernah diukur. Maka dari itu kami ditugaskan untuk mengadaka…
Pemetaan gunung wurlali di pulau Damar dilakukan dari tanggal 6 oktober 1982 sampal dengan tanggal 3 Januari 1983, menurut SPPD No. 2156/9/82 dan 2157/P/32 setelah Sdr. H. sihat dan saya memetakan gunung Seraverna di pulau Teon (Maluku Tengah). Pulau Damar ini terletak dikecamatan Kisar kabupaten Maluku Tenggara (Tual).
G. Lokon merupakan salah satu gunung api aktif yang berada di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Gunung api ini mempunyai frekuensi letusan yang sering bahkan hampir terjadi setiap tahun
Pada tanggal 19 September 1981 dengan SPPD.No. 1642/P/81 dan SPFD.No.1643/P/81, Sdr. Effendi dan saya ditugaskan oleh Kepala Seksi Pemetaan Topografi, Sub. Dit. Pemetaan Gunungapi mengadakan pemetaan topografi situasi puncak gunung Serua di pulau Serua yang termasuk wilayah Propinsi Maluku Tengah.
Sebelah tenggara Pegunungan Batur, G. Agung menjulang berbentuk kerucut langsing hingga ketinggian 3142 m dari permukaan laut. Sebuah pelana sempit memisahkannya dari pegunungan ini. Merupakan tipe murni gunungapi Strato, yang masih memiliki bentuk kerucut aslinya secara utuh.
Salah satu target Sub Direktorat Pengamatan Gunung api dalam Pelita VI adalah menyusun dan menerbitkan buku panduan gunung api. Diharapkan setiap seksi menghasilkan 2 buah buku dalah setahun. Untuk memenuhi target tersebut Seksi Sulawesi dan Maluku secara bertahap akan menyusun beberapa buku panduan yang pada akhirnya merupakan serial panduan gunung api