Untuk melanjutkan pekerjaan Pengembangan Mitigasi Bencana Geologi, dalam kesempatan ini tim penyelidik mencoba untuk melakukan pengembangan metode dengan menggunakan alat seismograf digital "portable" sehingga dapat dilakukan pengambilan data dengan cara berpindah pindah tempat " moving", untuk dapat mengetahui arah sumber gempa dari beberapa tempat.
Program penyuluhan atau penyebaran informasi mengenai karakteristik Gunung Merapi dan berbagai aspeknya, terus diupayakan untuk dapat sampai ke seluruh desa-desa yang termasuk daerah rawan bencana gunung Merapi, terutama di kabupaten Magelang propinsi Jawa Tengah dan di kabupaten Sleman, Propinsi Daerah istimewa Yogyakarta.
Salah satu metoda yang digunakan untuk memantau/menyelidiki aktivitas gunungapi adalah metode Deformasi, dimana metode ini berdasarkan pada perubahan fisik gunungapi. Perubahan bentuk tubuh gunung yang terjadi akibat adanya proses migrasi magma dan tekanan magma yang menuju permukaan disebut dengan gejala deformasi.
Setiap kali gunung Merapi akan meletus selalu didahului oleh meningkatnya aktivitas baik kegempaan maupun deformasi yang tidak bisa diamati dan dirasakan oleh manusia, tetapi bisa dirasakan atau di deteksi dengan peralatan geofisika seperti tilt meter dan seismometer, oleh karena itu untuk memantau aktivitas gunung merapi khusunya kegempaannya maka kontinuitas dan kualitas rekaman data gempa pe…
Air rembesan danau kawah Ijen yang mengalir di Kali Banyupait mengandung unsur vulkanik terlarut terutama sulfat, khlorida, gas karbon dioksida, aluminium dan besi dengan konsentrasi yang sangat tinggi. Hal ini secara sepintas dapat dilihat dari warna air yang tidak normal, air kawah ijen maupun kali banyupait berwarna hijau muda yang diakibatkan oleh terdapatnya senyawa heksa khloro ferat (II)…
Air kali banyupait yang berasal dari rembesan air danau kawah Ijen mempunyai derajat keasaman yang tinggi (pH sekitar 0,5-1) dan konsentrasi ion terlarut yang tinggi pula terutama sulfat, khlorida besi dan aluminium. Sampai saat ini unsur vulkanik Gunung Kawah Ijen yang terkandung dalam air kali banyupait menjadi sumber polutan terhadap air kali banyupait yang terbntuk hasil pencampuran dari ai…
Gunung ijen merupakan salah satu gunungapi aktif yang tumbuh pada tepian kaldera ijen yang mempunyai air danau kawah dengan derajat keasaman tinggi dengan PH kurang dari 0,50. Pada sisi bagian barat yang mengarah kehulu sungai banyupait dibangun infrastruktur berupa tanggul atau dam pada tahun 1921 dan telah direnovasi pada tahun 1986.
Gunung guntur (bahasa belanda : donderberg), satu diantara 35 gunungapi aktif di pulau Jawa satu diantara 17 gunungapi aktif di jawa Barat. Klasifikasi gunungapi aktif di Indonesia di dasari sejarah kegiatannya secara visual, yakni gunungapi yang pernah mengadakan letusan magmatik setelah tahun 1600 Masehi digolongkan sebagai gunungapi aktif kelas A, yang memperlihatkan kegiatan meningkat seper…
Gunung guntur (bahasa Belanda : Donderberg), satu diantara 35 gunungapi aktif di pulau Jawa atau satu diantara 17 gunungapi aktif di Jawa Barat. Klasifikasi gunungapi aktif di indonesia di dasari sejarah kegiatannya secara isual, yakni gunugapi yang pernah mengadakan letusan magmatik setelah tahun 1600 Masehi digolongkan sebagai gunungapi aktif kelas A, yang memperlihatkan kegiatan meningkat se…
Gunungapi Bromo merupakan gunungapi bertipe kerucut sinder dalam kaldera, terletak di kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Propinsi Jawa Timur berada pada ketinggian 2329 mdpl. Letusan gunungapi bromo yang tercatat pertama kali terjadi pada tahun 1804. Periode letusannya tidak memiliki pola tertentu, akan tetapi masa istirahat terpendek kurang dari 1 tahun, sedangkan masa istirahat terpan…