Gunungapi Rokatenda merupakan salah satu gunungapi aktif di Indonesia. Gunungapi Rokatenda adalah gunungapi jenis strato dengan karakter erupsi efusif dan eksplosif. Erupsi terakhir G. Rokatenda terjadi pada tahun 1985 berupa erupsi eksplosif dengan kolom erupsi setinggi 1000-2000 meter yang disertai lontaran material dengan jarak 200-300 meter dari kawah.
Sudah beberapa dekade, kegiatan eksplorasi emas di Indonesia difokuskan pada tipe endapan yang terkait dengan proses hidrotermal magmatik seperti epitermal, skarn, dan porfiri. Hal ini dapat dipahami karena Indonesia merupakan salah satu negara penghasil emas dunia. Namun demikian, bahkan terbesar di Asia Tenggara yang diproduksi dari tipe endapan di atas. Namun demikian beberapa tahun terakhir…
Gunung Ciremai adalah salah atu gunungapi aktif di Jawa Barat, yang merupakan batas antara Kabupaten Cirebon, Kuningan dan majalengka. Letusan terakhir terjadi dalam tahun 1937/1938, kegiatan letusan berlangsung 24 Juni 1937 hingga 7 Januari 1938. Pusat letusan dari kawah Sentral. Sebaran abu hasil letusan 1937/1938 ialah daerah seluas lk. 52,500 km2 (Kusumadinata 1971)
Maksud dan tujuan pemasangan seismograf telemetri radio adalah untuk menunjang perolehan data gempabumi khususnya gempabumi vulkanik, mengingat data gempabumi vulkanik merupakan dasar dalam menentukan tingkat kegiatan gunungapi. Data gempabumi vulkanik dapat memberi gambaran tentang tingkat kegiatan vulkanik pra-erupsi.
Dalam upaya menanggulangi pertambangan emas tanpa izin (PETI). Maka sebagai langakh awal telah diterapkan proyek pengembangan PSK,yaitu telah direalisasi kegiatan uji coba pengolahan bijih emas alluvial di lokasi Aspai, Sekonyer.
Pengamatan kegempaan G. Sangeang Api dimonitor dengan seperangkat seismograph sistem radio pancar RTS (Radio Telemetry Seismograph) Jenis MEQ-800, namun dalam beberapa bulan terakhir ini terjadi kerusakan yang dapat terjadi akibat gangguan dari luar (alam, manusia, dll) maupun dari alatnya itu sendiri (faktor usia alat hampir lk, 11 tahun). Dan memang kami dapati beberapa bagian alat yang rusak…
Pada 16 Juni 1994 dilakukan pemasangan seismometer, pengoperasian seismograf kinemetrics PS-2 secara portable. Setelah dilakukan pengetesan, alat dapat beroperasi sebagaimana mestinya, sehingga mulai saat itu kita dapat memantau respon seismik yang berhubungan dengan kegiatan vulkanik G. Wurlali. Kemudian, dari pengamatan lapangan, keadaan sekitar puncak terlihat gersang. Pada umumya gunung ter…
Untuk mengamati kegempaan G.Sirung, sejak tgl 11 September telah dioperasikan seismograf portable PS-2. Seismograf ini terdiri dari seismometer komponen vertikal model L4 dan rekorder model PS-2. Kemudian, selama pengamatan dari tgl 11 sampai dengan 22 September, seismograf hanya merekam gempa tektonik jauh sebanyak 2 kejadian yaitu pada tgl 13 September, sedangkan gempa vulkanik tidak terekam.