Gunungapi Gede merupakan gunungapi aktif yang berada di tiga wilayah kabupaten yaitu Bogor, Sukabumi dan Cianjur, Provinsi Jawa Barat. Gunungapi Gede merupakan gunungapi strato dengan ketinggian puncak mencapai 2958 d. dpl dan terdapat 7 buah kawah yang masih aktif di area puncak yaitu kawah Gemuruh, Gede, Sela, Ratu, Wadon, dan kawah Baru (Berita berkala vulkanologi Edisi G. Gede, 1990).
Papandayan (2665 m dpl) adalah sebuah gunungapi aktif strato tipe A. Gunugapi ini terletak sekitar 20 km di baratdaya Garut, ibu kota kabupaten daerah tingkat II Garut, propinsi Jawa Barat. Pada gunungapi ini terdapat 4 kawah besar yaitu: kawah Tegal Bungbrung, Kawah Tegal Alun-Alun, Kawah Parugpug dan Kawah Mas. Dari empat kawah tersebut kawah Mas merupakan kawah paling aktif saat ini yang men…
Bahaya letusan gunungapi merupakan salah satu bentuk bencana alam kebumian yang menyertai kehidupan manusia. Telah banyak sekali catatan mengenai bencana alam gunungapi ini disertai dengan dampak negatif yang ditimbulkannya terhadap manusia baik untuk segi materi dan imateri. Upaya untuk mereduksi dampak negatif yang mungkin timbul dari bencana itu dilakukan dengan cara monitoring aktivitas vul…
Gunungapi semeru secara administratif masuk dalam dua kabupaten yaitu: kabupaten Lumajang dan kabupaten malang, propinsi Jawa Timur. Sejak akhir bulan januari 2009, kegiatan G. Semeru memperlihatkan terjadinya penurunan jumlah gempa Letusan (biasanya rata rata letusan diatas 100 kali kejadian perhari, namun sejak februari 2009 rata rata dibawah 50 kali kejadian perhari), yang diikuti oleh penin…
Aktifitas semburan lumpur sidoarjo (LUSI) yang terjadi pada tanggal 26 Mei 2026 hingga tanggal 26 Mei 2011 sudah berjalan 5 (lima) tahun dan sampai dengan saat ini masih terus berlangsung dan entah sampai kapan, meski dari debit semburan ada kecenderungan menurun secara signifikan, yaitu dari debit semburan berkisar antara 80000 s/d 120000 meter kubik perhari. Sampai saat ini menjadi 40000 mete…
Gunung Ijen merupakan salah satu gunungapi aktif tipe A yang memiliki danau kawah. Gunung ini berada di kawasan pegunungan IjenJawa Timur. G. Ijen merupakan salah satu kerucut gunungapi dari 22 buah kerucut gunungapi yang muncul setelah terbentuknya Kaldera Ijen. Terdapat lebih dari 100 danau kawah aktif yang ada di dunia saat ini (Delmelle dan Bernard, 2000).
Gunungapi Guntur adalah nama sebuah puncak dari suatu kelompok gunungapi yang disebut dengan Kompleks Gunungapi Guntur. Kompleks ini terdiri atas beberapa kerucut, yaitu G. Masigit (2249m) yang merupakan kerucut tertinggi. Ke arah tenggara dari G. Masigit terdapat kerucut G. Parukuyan (2135m), G. kabuyutan (2048) dan G. Guntur.
Gunungapi Salak merupakan gunungapi Strato, berbentuk kerucut terpancung yang dibangun oleh pergantian antara pelapisan leleran/aliran lava dengan bahan lepas piroklastik. Bentuk kerucut yang tidak teratur adalah akibat dari perpindahan pusat erupsinya. G. Salak memiliki dua buah dinding kawah berbentuk tapal kuda yang mengarah ke baratdaya dan utara-timurlaut.
Gunungapi Bromo merupakan salah satu gunungapi aktif yang berada di pilau Jawa, terbentuk di dalam Kaldera Tengger dengan ketinggian puncak mencapai 2329 meter diatas permukaan laut (mdpl). Dasar kaldera Tengger yang dikenal dengan lautan pasir berada pada ketinggian sekitar 2100 mdpl. Gunungapi Bromo berbentuk kerucut dengan diameter kawah 600-800 meter.
Gunungapi Bromo merupakan salah satu gunungapi aktif yang berada di Pulau Jawa. Gunungapi ini muncul dalam Kaldera Tengger, dengan ketinggian mencapai 2.3.29 m di atas permukaan laut/dml atau 200 m dari ketinggian dasar kaldera kurang lebih 2.100 m dml. Lokasi G. Bromo ini dikenal dengan kompleks Bromo-Tengger yang secara administratif termasuk dalam wilayah Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.