G. Dempo merupakan gunungapi aktif tipe A yang letusan atau kegiatan vulkaniknya umumnya melemparkan lumpur (letusan freatik ?), menghancurkan kayu-kayu di daerah puncak dan menimbulkan hujan abu di sekitar gunungapi. Menurut catatan sejarah, letusan atau peningkatan kegiatan vulkanik G. Dempo tercatat sejak tahun 1818 sampai saat ini terjadi lk. 19 kejadian. Derajat bahaya gunungapi erat kait…
Gunung Dempo merupakan gunung Kembar dengan gunung Merapi. Menurut sejarah letusannya gunung Dempo menunjukkan kegiatan terakhirnya pada 2 Oktober 1974. Kegiatan tersebut hanya merupakan letusan kecil yang menimbulkan hujan abu dan pasir bercampur belerang, tidak terdapat kerusakan yang berat dan tidak ada korban jiwa. Sejak itu gunung Dempo tetap aktif dalam keadaan normal.
Dari hasil penyuluhan ini diharapkan masyarakat Pagar Alam dan sekitarnya dapat memahami tentang bahaya letusan G. Dempo di masa yang akan datang. Adapun materi penyuluhan G. Dempo dititikberatkan di daerah bahaya dan waspada. Dengan berbagai cara Direktorat Vulkanologi mengupayakan agar penduduk dapat memilih tempat bermukim di daerah yang relatif aman dan menghindari daerah rawan bahaya. Hal…
Gunungapi Dempo merupakan salah satu gunungapi aktif di Indonesia dari sejumlah 78 gunungapi yang ada. Secara administrasi termasuk dalam wilayah Kecamatan Tanjung Sakti, Kecamatan Jarai, Kecamatan Muara Pinang, Kecamatan Pagar Aalam dan Kecamatan Pendopo dan secara geografis terle- tak pada koordinat 04° 02" Lintang Selatan dan 103° 08" Bujur Timur.
Gunung Dempo adalah gunungapi tertinggi di Sumatera Selatan, termasuk ke dalam wilayah Kecamatan Pagar Alam, Jerai, Muaropinang dan Tanjungsakti, Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatera Selatan. Secara geografi terletak pada 04° 02′ Lintang Selatan dan 103° 08′ Bujur Timur
Dalam rangka melaksanakan kegiatan Proyek Pengamatan Pengawasan dan Pemetaan Gunungapi pada Pelita V tahun anggaran 1993/1991. Seksi Pemetaan Topografi. Sub Dit Pemetaan Gunungspi, Direktorat Vulkanologi telah melakukan pengukuran topografi puncak gunung Dempo di daerah Sumatera Selatan. Tim pengukuran ini terdiri dari: Agus Karim, SPPD No. 1006/0441/3405/93. Rep Dehlan. SPPD nomor 1003/0441/34…
Yang melatar belakangi pentingnya pengumpulan data dan dokumentasi G. Dempo ini, sehubungan gunung tersebut termasuk dalam klasifikasi Tipe A yang setiap saat akan terjadi letusan, maka perlu dilakukan observasi tersebut di atas sebelum penyeluhan gunungapi dilakukan. Disamping itu rencana kerja inipun merupakan program yang disusun sebelumnya berdasarkan prioritas yang ditentukan oleh Direkto…
Maksud dari pekerjaan ini ialah untuk mengadakan pemeriksaan puncak dan pemetaan daerah bahaya Gunung Dempo sesuai dengan rencana dalam Pelita I tahun ke III. Daerah bahaya sementara G.Dempo telah dibuat hanya berdasarkan peta dan pustaka oleh seorang pensiunan pegawai vulkanologi dibantu oleh juru ukur.
Sebagai realisasi rencana kerja Seksi Pemetaan Geo- logi, Sub Direktorat Pemetaan Gunungapi, Direktorat Vulkano- logi, dalam tahun anggaran 1989 1990 pada awal Pelita ke V telah ditugaskan satu tim pemetaan geologi ke daerah Gunung Dempo Sumatra Selatan.
Dalam Pelita V tahun anggaran 1989/1990, Seksi Penanggulangan Bahaya, Sub Dit Pemetaan Gunungapi Direktorat Vulkanologi, telah diberangkatkan satu tim pemetaan daerah bahaya ke G. Dempo selama 30 hari mulai 31 De- sember 1989 sampai 29 Januari 1990.