Tim kimia dari Seksi Petrokimia dan Gas serta Seksi Penyelidikan Gunung Merapi memperoleh biaya dari proyek "Mitigasi Bencana Alam Geologi" melakukan kegiatan lapangan yang terdiri dari: mengambil cuplikan gas, kondensat, pengukuran temperatur, dan pengukuran kecepatan emisi gas SO2.
Puncak G.Slamet memiliki ketinggian 3676 m merupakan gunungapi tertinggi di Jawa Tengah. Aktivitas G.Slamet saat ini dipantau dari Pos Vulkanologi Gambuhan terletak dibagian utara kaki G.Slamet yang merupakan titik referensi.
Seksi Jawa Bagian Tengah dan Timur, pada triwulan pertama tahun 1995, diawali dari G.Slamet dibangun bak dari tembok tempat penyimpanan beberapa instrumen alat pemantauan seismik, dari pembangunan baik ini diharapkan dapat menghindari sekecil mungkin gangguan yang bakal terjadi.
Melalui Proyek Mitigasi Bencana Alam Geologi, Direktorat Vulkanologi telah membeli dua buah alat ukur ungkit elektronik bersumbu dua (biaxial electronic tiltmeter) buatan Applied Geomechanics model 711-2 yang digunakan untuk memantau kegiatan G.Slamet di Jawa Tengah.
Dari sejarah letusan G.Slamet yang tercatat mulai tahun 1772 sampai tahun 1992, letusan yang terjadi hanya berupa letusan abu, letusan lava pijar dan peningkatan kegiatan seismik ( Kusumadinata, 1979).
Selama beberapa tahun terakhir ini kegiatan vulkanik G.Slamet dicirikan dengan aktifitas hembusan asap yang terjadi di sekitar kawah puncak, serta rekaman seismik di dominasi oleh gempa - gempa permukaan. Sejak 1988 sampai 1993 gempa permukaan terus terekam meskipun saat laporan ini ditulis (Oktober 1993) jumlah gempa permukaan menurun cukup drastis dibandingkan waktu - waktu sebelumnya. Hembus…
G. Slamet merupakan gunungapi aktif tipe A terletak di wilayah Kab. Pemalang Purwokerto dan Brebes. Sepanjang sejarah bahwa letusan G. Slamet menghasilkan abu, skoria dan lava. Letusan G. Slamet yang pertama kali tercatat terjadi tahun 1772, menghasilkan abu dan lava pijar.
G.Slamet merupakan gunung tertinggi di Jawa Tengah (+ 3432 m), letaknya di perbatasan Kabupaten. TK. II Pemalang, Brebes, Tegal, Purwokerto dan Purbalingga
Laporan pengamatan kawah G.Slamet ini disusun berdasarkan laporan lapangan pendakian oleh Sukedi dan Sudradjat. Pendakian dilakukan pada tanggal 27 Februari - 1 Maret 1991.
Secara umum didalam proposal ini penyelidikan terdiri dari dua macam, yaitu Penyelidikan geologi dan Penyelidikan geokimia. Setiap daerah penyelidikan dipimpin oleh kepala tim sedang setiap jenis penyelidikan dipimpin oleh ketua regu.