Berdasarkan surat Perintah Persian an Dinas tanggal 4 Desember 1985 masing-masing No. 2810/P/1985 dan No. 2811/P/1985 kami penulis dengan Sdr. Munir berangkat dari Bukittinggi menuju G. Burni Telong di Kabupaten Aceh Tengah, Daerah Istimewa Aceh, dengan memperguna- kan kendaraan umum dengan jarak tempuh pulang pergi lk. 2560 kilometer dan tidak tidak termasuk perjalanan di lapangan.
G. Talang adalah salah satu gunungapi aktif di Sumatra Barat. Dalam sejarah kegiatannya yang diketahui belum pernah terjadi korban jiwa akibat letusannya. Kegiatan G. Talang diamati secara tetap dari Pos PGA Batu berjanjang, Lembang Jaya, Solok, dilengkapi dengan satu komponen seismograp elektromagnit.
Pengamatan visual kegiatan G. Marapi dilakukan secara tetap dari Pos PGA Batu Palano dan Bukittinggi. Untuk pengamatan visual lebih baik dilakukan dari Pos Pengamatan di Bukittinggi. Yang dapat diamati dari Pos adalah kegiatan solfatara di Kepundan Tuo, Kepundan Bungo, Kepundan B, Kepundan C, Kepundan Verbeek, dan Kepundan Bongsu.
G. Marapi adalah salah satu gunungapi aktif Indonesia di Sumatera Barat. Dalam sejarah kegiatan yang diketahui belum pernah terjadi korban jiwa akibat letusannya. G. Marapi diamati secara tetap dari Pos PGA Batu Palano dan Bukittinggi.
G. Sorikmarapi merupakan salah satu gunungapi aktif (tipe A) yang terletak di Kecamatan Kotanopan, Kabupa- ten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara. Tinggi puncaknya 2145 m di atas muka laut. Dalam sejarah kegiatannya, telah meletus pada tahun 1830, 1879, 1892, 1893, 1917 dan 1970.
Dalam rangka melaksanakan Program Pelita IV tahun I, pada 10 Desember 1984 telah diberangkatkan satu regu pemetaan daerah bahaya gunungapi dari Seksi Pemetaan Daerah Bahaya Gunungapi, Sub Direktorat Pemetaan Gunungapi, Direktorat Vulkanologi ke Gunung Rajabasa selama 60 (enam puluh) hari.
Recent shallow seismic profilling survey by the Geological Research and Development Centre in cooperation with the Navy (AL) resulted in subsurface bottom sections which give for the first time an insight on the subsurface geology in the vicinity of the Krakatau-group (Akil and Lubis, S., 1983; Sukardjono, 1983).
Various discussions have been made by many authors as respects the eruption mechanism of Krakatau caldera (e.g. Williams, 1941; Yokoyama, 1981; Self and Rampino, 1982; Yokoyama, 1982). Accumulation of geophysical data may provide important information to clarify the problem. Yokoyama and Hadikusumo (1969) have already established the gravity stations Krakatau Islands. The low residual anomalies…
As a part of JSPS-LIPI Scientific Program, gravity survey around Sunda Strait was carried out. In Sumatra, the existence of extreme lineality of fault zone called Sumatra fault is postulated. Katili &Hehuwat (1967) adduced some avidences for a horizontal displacement of right lateral character of Sumatra fault.
A program to carry out a series of integrated research activities on Mount Krakatau and the surrounding areas has been drawn up and circulated to relevant parties by the Indonesian Institute of Sciences (LIPI) in the past few months.