Maksud dari pekerjaan ini ialah untuk mengadakan pemeriksaan puncak dan pemetaan daerah bahaya G. Tandikat, sesuai dengan puncak dan pemetaan daerah bahay G. Tandikat, sesuai dengan Repelita tahun II.
Di dalam bukunya, kemerling mengatakan, bahwa jalan jung menuju kepuncak ada dua, pertama yang terdekat dan termudah lewat batu - sababaru. Sesampai disitu terus mengikuti jalan raja ke Natal. Tempat tertinggi di jalan disebut Pintu Angin, ketinggian 1280m. Pinggir kawah yang akan dituju 2145m. Jadi perlu mendaki lagi 865 m.
Pada 4 Juni 1980 dengan SPJ n. 262/P/1980, n.263/P/1980, dan n. 264/P/1980. A.D. Sumpena, sdr.S. Wikartadipura dan saya ditugaskan ke tiga gunungapi di sumatra, diantaranya ke G. Kunyit untuk melakukan pemeriksaan puncak dan pemetaan daerah bahayanya.
Dalam rangka melaksanakan rencana kerja Kegiatan lapangan dari bagian proyek pemetaan daerah bahaya Gunungapi,, Seksi Penanggulangan Bahaya, maka ditugaskan lima orang anggota yang terbagi menjadi dua tim.
Dalam rangka pelaksanaan rencana kerja kegiatan lapangan dari bagian proyek pemetaan daerah bahaya Gunungapi seksi penanggulangan bahaya maka ditugaskan tiga orang anggotanya terdiri dari Sdr. Samud Wikartadipura, Sdr.. A.D. Sumpena dan saya.
Pada Juni 1982, A. D. Wirasaputra dan saya melakukan pemeriksaan puncak dan pembuatan peta daeerah bahaya G. Beriti. G. Blerang Beriti terletak pada garis Lintang Selatan 2'49' dan 102' 11' Bujur Timur.
Dalam rangka melaksanakan rencana kerja kegiatan lapangan dari Bagian Proyek Pemetaan Daerah Bahaya Gunungapi Seksi Penanggulangan Bahaya, maka ditugaskan tiga anggotanya terdiri dari Sdr. Samud Wikartadipura dengan SPPD n 2355/P/1981, Sdr. A.D. Sumpena dengan SPPD n 2356/P/1981 dan saya dengan SPPD n 2515/P/1981. Lamanya pekerjaan tersebut selama 50 hari untuk Gunung Sibayak dan Gunung Sina…
Dalam pelaksanaan rencana kerja seksi penelitian dan pemetaan Gunungapi triwulan II 1975/1976, Sr, Pandi Karnaen bersama penulis dan seorang petugas dari seksi pengawasan Gunungapi, sdr. Basit Suryadi, ditugaskan ke G. Seulawah Agam (1k. 1.1762 m) dan G. Seulawah Inong (1k. 868m) di daerah Aceh. Pekerjaan ini dilaksanakan juga sehubungan dengan radiogram dari Gurbernur Aceh kepada Direktur Dire…
Menurut M. Neumann Van Padang (1951, H. 7) Merupakan kerucut gunungapi pada lereng selatan G. Geureudong, pada jarak 4 1/2 m dari puncaknya, meninggalkan sisa - sisa lama dari tepi - tepi kawah A, B dan, C.