Sebenarnja Peta Daerah Bahaja G. Sameru ini pa-da th. 1968 telah dibuat oleh Sår. Suparto S. B.Sc. bersama penulis sendiri. Tetapi mengingat waktu dan biaja terbatas, sehingga laporan pendahuluan terse-but, terutama hanja mementingkan daerah bahaja un tuk penjebaran lahar, sedang untuk bahaja letusan bersifat sementara.
Pada tanggal 14 maret 1971 penulis telah ditugaskan ke Gn .Ciremai daerah Cirebon oleh Kasi penelitian gunung api, untuk melanjudtkan pemetaan daerah bahaya sementara gunung tsb, karena pada tahun 1970 gunung tsb telah dikerjakan oleh Sdr. Pandi Karnaen dibawah pimpinan sdr. muzil alzwar
Maksud dari pekerjaan ini ialah untuk mengadakan pemetaan daerah bahaya G.Slamet sesuai dengan repelita. Karena biaya untuk triwulan III TAHUN PELITA ii tidak mencukupi, pemetaan peretama hanya dilakukan selama dua minggu yang dimulai pertengahan bulan maret, dikerjakan oleh saudara ATO DJUHARA dengan menggunakan kendaraan dinas D 2752.
Diantara gunung-gunung berapi di Indonesia G. Merapilah yang paling aktif. Kalau kita melihat sejarah kegiatannya sejak tahun 1991 maka gunung api tersebut dalam jangka waktu 72 tahun lebih banyak bekerja daripada tidak.. Kecuali menurut kenyataan bahwa G. Merapi sering bekerja dan hampir tiap kegiatan menyemburkan awan panas, maka G. Merapi tergolong yang paling berbahaya di Indonesia.
Daerah Maribaja penampungan/pertemuan 4 buah sungai jang langsung ke S. Tjikapundung terus mengalir ke Selatan lewat tengah kota Bandung.
G.Kelut dengan ketinggian +1731 mdpl, telah meletus pada 10 Februari 1990 dan setelah letusan kemudian telah dibuatkan peta daerah bahaya lahar yang melanda daerah sekitarnya.
Dalam tahun anggaran 1988/1989, Tim Pemetaan Daerah Bahaya, Seksi Penanggulangan Bahaya Gunungapi, Subdit. Pemetaan Gunungapi, Direktorat Vulkanologi telah melakukan pemetaan daerah bahaya G. Merbabu selama 30 (tiga puluh)hari terhitung mulai tanggal 27 Agustus 1988 sampai dengan 27 September 1988.
Dalam periode Pelita IV tahun anggaran 1988-1989, telah diberangkatkan satu tim pemetaan daerah bahaya gunungapi dari Seksi Penanggulangan Ba-haya Gunungapi, Sub Direktorat Pemetaan Gunungapi, Direktorat Vulkano logi ke G. Ciremai. Tim Pemetaan terdiri dari Sumarna Hamidi, B.Sc (SPPD No. 2187/0441/3402-1989). Ato Djuhara (SPPD No. 2188/0441/3402/89), Agus Martono (SPPD No. 2189/0441/3402/198…
Dalam periode Pelita V tahun pertama anggaran 1989 1990. telah diberangkatkan satu tim pemetaan daerah bahaya gunungapi dari Seksi Penanggulangan Bahaya Gunungapi, Sub Dit Pemetaan Gunungapi. Direktorat Vulkanologi ke G. Sumbing Jawa Tengah. Tim Pemetaan terdiri dari Sumarna Hamidi, B.Sc (SPPD No. 202/0441/3402/89), Ato Djuhara (SPPD No. 203/0441/3402/89). Agus Martono (SPPD No. 204/0441/3402/8…