Berdasarkan rembukan hasil penelitian seismik dan cara geofisika menunjukkan bahwa sekitar daerah Curah Buntu telah diperkirakan sebagai tempat sumber gempa. Usaha untuk memperoleh gambaran perubahan permukaan diperlukan pengukuran cara levelling di daerah tersebut dengan arah Utara - Selatan dan Barat- Timur, juga pengukuran dry tilt disekitarnya.
Dokumentasi peta situasi puncak G.Sundoro yang dimiliki oleh Direktorat Vulkanologi saat ini berupa peta situasi puncak skala 1 : 5000 hasil pengukuran Petugas Dinas Pertambangan Negara, Desember 1921, Oleh karena itu Pemimpin Proyek Pengamatan/Pengawasan dan Pemetaan Gunungapi melalui Kepala Seksi Pemetaan Topografi dan Pengukuran Deformasi Gunungapi menugaskan Sdr. A.R. Sumailani dan penulis …
Letusan G.Kelut 10 Februari 1990 telah menimbulkan berbagai kerusakan yang tidak sedikit. Penyebaran material letusannyapun mencakup wilayah yang relatif cukup luas. Suatu indikasi bahwa letusan ini relatif besar yang diperkirakan dapat menimbulkan perubahan topografi/morphologi pada areal sekitar puncak, sehingga dianggap perlu dilakukan pengukuran topografi dan situasi sekitar puncak gunung …
Letusan G.Kelut 10 Februari 1990 telah menimbulkan berbagai kerusakan yang tidak sedikit. Penyebaran material letusannyapun mencakup wilayah yang relatif besar yang relatif cukup luas. Suatu indikasi bahwa letusan ini relatif besar yang diperkirakan dapat menimbulkan perubahan topografi/morphologi pada areal sekitar puncak, sehingga dianggap perlu dilakukan pengukuran topografi dan situasi seki…
Gunung Kelut (+ 1731 m) yang terletak di wilayah Blitar dan Kediri merupakan salah satu gunung api yang aktif di Indonesia. Pada 10 Februari 1990 gunung ini kembali meletus dan memuntahkan batuan piroklastik ke sekitarnya (Laporan letusan Gunung Kelut 10 Februari 1990). Salah satu akibat letusan ini adalah rusaknya jalan untuk pencapaian kawah yang biasa di pergunakan selama ini, sehingga jalan…
Dokumen ini berisi kumpulan ringkasan laporan dari lokakarya/pertemuan rehabilitasi Gunung Kelut pada tahun 1990
Pada tahun 1978 di sekitar kawah G. Papandayan telah dilakukan pengukuran oleh Sdr. Samud W., Ato Djuhara, dan Agus Karim namun pekerjaan ini tidak berlanjut dikarenakan beberapa hal. Sedangkan untuk membuat peta situasi yang memadai guna menunjang peta daerah bahaya yang dibuat oleh Sdr. P. Kasturian, Samud W., dan A Djadja Sumpena pada tahun 1985, peta situasi ini baru dapat menyajikan kira k…
Proyek Pengamatan Pengawasan merealisasika aksi dan Pemetaan Gunungapi Pemetaan Topografi. Sub kerja Gunungapa tahun anggaran 1993/1994, yakni Topografi Puncak Gunung Kelimutu. rencana Direktorat Pemetaan melakukan Pemetaan Tujuan dari pemetaan topografi mendapatkan peta topograf: situasi puncak pada saat disiplin hal topografi saat puncak adalah untuk guna mengetahui situasi ini, dan akan dipe…