Pada tanggal 2 Oktober 1980 dengan SFFD No 1284/P/80 dan SPPD No.1285/P/80 kami ditugaskan untuk mengadakan pemetaan puncak G. Banda Api, yang terletak diwilayah Maluku Tengah. Perlu pembaca ketahui bahwa puncak G.Banda Api belum pernah dipetakan, sedangkan peta yang ada adalah peta shets. Dengan selesainya pemetaan kami ini berarti G.Banda Api telah ada peta yang bisa digunakan untuk masa2 yan…
Pemimpin Proyek Mitigasi Bencana Alam Geologi melalui Seksi Topografi Gunungapi Sub Dit. Petapi telah menugaskan penulis beserta sdr. Rochanan dengan SPPD No. 568/0441/442875 dan SPPD No. 569/0441/442875, ke G. Soputan selama 18 hari mulai 15 Juli 1996 s/d 1 Agustus 1996. Pekerjaan yang dilakukan oleh kami untuk mengetahui perubahan bentuk topografi dan sekaligus menghitung volume kubah lava, …
Maksud dan tujuan pemetaan adalah mendapatkan/membuat Peta Situasi Topografi Puncak/Kawah gunung Agung yang baru, guna mengetahui bentuk topografi dan situasi disekitar puncak/kawah sehingga dapat menunjang berbagai disiplin ilmu (khususnya dilingkungan Direktorat Vulkanologi) dalam rangka penelitian kegiatan gunung tersebut.
Pemetaan topografi di G.Barujari (G.Rinjani) yaitu untuk mendapatkan peta situasi topografi puncak yang baru guna menunjang berbagai disiplin ilmu dalam rangka penelitian guna peramalan letusan Gunung Barujari dilingkungan Direktorat Vulkanologi, serta mengevaluasi perubahan topografi akibat letusan di tahun lalu.
Seksi Pemetaan Topografi, Sub. Direktorat Pemetaan Gunungapi, Direktorat Vulkanologi melalui Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi dalam Pelita Vi tahun ke 4, tahun anggaran 1997/1998, merencanakan kegiatan Pemetaan Situasi Topografi Puncak/Kawah Gunung Dukono yang berada di bagian utara Pulau Halmahera, Maluku Utara. Pemetaan topografi puncak/kawah Gunung Dukono mempunyai maksud dan tuj…
Pada 17 Desember 1980 dengan SPPD n 1988/p/80 dan SPPD n 1989/p/80, saya dan sdr. Sobana ditugaskan ke Maluku Utara, untuk mengadakan pengukuran topografi G.Gamala. Gunung tersebut meletus pada 4 September 1980. dan sejak 1965 belum pernah diadakan pengukuran topografinya
Dalam Repelita VI tahun ke 3, tahun anggaran 1997/1998 Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi menugaskan Tim Pemetaan Topografi, Sub. Dit Pemetaan Gunungapi untuk melakukan pemetaan topografi daerah puncak/kawah gunungapi. Pemetaan topografi puncak/kawah gunungapi mempunyai maksud dan tujuan untuk mengetahui bentuk topografi daerah puncak/kawah dari sebuah gunungapi, guna menyiapkan data/…
Pemetaan topografi puncak/kawah Gunung Dukono mempunyai maksud dan tujuan untuk mengetahui bentuk topografi dan situasi disekitar puncak/kawah disamping mengetahui perubahan bentuk kawah, bibir kawah dan detail lain sehingga dapat menunjang berbagai disiplin ilmu (khususnya dilingkungan Direktorat Vulkanologi) dalam rangka penelitian kegiatan Gunung Dukono.
Pada 11 Juni 1991ditugaskan satu tim pengukuran situasi topografi gunungapi ke . Gamalama. Kabupaten Maluku Utara, profinsi Maluku. Tim pengukuran terdiri dari Rochanan dan Agus Martono dengan SPPD No.355/0441/3402/1991 dan 356/0441/3402/1991. Pelaksanaan perkerjaan selama 36 (tiga puluh enam) hari termasuk perjalanan selama 6 (enam) hari.
Gunung Merapi termasuk gunungapi tipe A yang sampai saat ini masih menampakkan kegiatannya. Dalam pelaksanaan rencana kegiatan tahun anggaran 1995/1996 selain pemetaan topografi puncak, direncanakan pula pemetaan aliran lahar. Peta aliran lahar ini akan sangat membantu dalam penentuan daerah bahaya. Batang Rimbo Piatu merupakan salah satu sungai dilereng Marapi yang mengalir kearah utara, terma…