Secara visual peningkatan kegiatan G.Lewotobi laki - laki sejak th. 1990 diawali dengan hembusan asap kawah setinggi lk. 200 m di atas puncak yang teramati pada akhir Januari 1990. Kemudian letusan terjadi pada tanggal 17, 18 Februari, 2 dan 3 April 1990. Letusan abu terjadi lagi pada 11 Mei 1991, dan berlanjut samapi dengan 26 Oktober 1991. Setelah istirahat 275 hari, G.Lewotobi Laki - laki me…
Pada tanggal 4 Agustus 1986 sampai dengan 13 Agustus 1986, telah dilaksanakan pemeriksaan kawah dan pengukuran suhu gunungapi Rokatenda yang dilakukan oleh:Lae Sili Hendrikus berdasarkan SPPD No. 826/P/86 tertang-gal 26 Juli 1986.Adapun tujuan dari pada pemeriksaan ini adalah sebagai perbandingan keadaan G. Rokatenda pada pemeriksaan tahun 1985 dengan pemeriksaan yang dilaksanakan dalam bulan A…
Maksud dan tujuan adalah melakukan pengamatan visual kegiatan gunungapi Ile Werung di Lamaheku/lerek. Latar belakang dari pelaksanaan pekerjaan ini, untuk mengetahui gejala-gejala kegiatan gunungapi Ile Werung dengan membandingkan kegiatan-kegiatan sebelumnya sampai pada saat pemeriksaan.
Maksud dan tujuan adalah melakukan pengamatan visual kegiatan gunungapi Ile Werung di Lamaheku/lerek. Latar belakang dari pelaksanaan pekerjaan ini, untuk mengetahui gejala-gejala kegiatan gunungapi Ile Werung dengan membandingkan kegiatan-kegiatan sebelumnya sampai pada saat pemeriksaan.
Menunjuk Surat Perintah Perjalanan Dinas An. Petrus Lalo, Rauta Y.Rayello dan Lae Sili Hendrikus tanggal 28 Oktober 1985 masing-masing Nomor 2389/P/1985, No-mor 2390/P/1985 dan Nomor 2391/P/1985. Berhubung terlambat penerimaan Surat Perintah tersebut diatas maka petugas baru dapat berangkat pada tanggal 3 November 1985 dari Ende menuju Maumere dan tanggal 4 November 1985 langsung menuju P.Palue…
G. Lewotobi Laki-laki meletus terakhir pada 17 Pebruari dan 2 April 1990. Kegiatan sebelum letusan, secara visual tidak tampak gejala peningkatan kegiatan. Kecuali pada pada 28 yang sampai dengan 30 Januari 1990 teramati hembusan asap, dapat dianggap sebagai gejala awal sebelum letusan. Sebelumnya tidak pernah tampak kepulan asap dari kawahnya.
G. Sirung terletak di bagian Selatan Pulau Pantar, Kabupa-ten Alor. Posisi geografinya: 830'36" Lintang Selatan dan 124°08'51" Bujur Timur. Tinggi di atas muka laut: 862 m. Pemeriksaan kegiatan dan pengukuran suhu di lakukan pada 19 September 1988 oleh Sdr. LAE SILI HENDRIKUS (petugas Pengamat G. Lewotobi) dan dibantu oleh Sdr. K.Pandu (pen duduk kampung Kakamauta). G. Sirung mempunyai danau k…
Sesuai rencana kerja Proyek Pengamatan / Pengawasan maka untuk itu telah ditugaskan dan Pemetaan Gunungapi, beberapa petugas untuk melakukan pengamatan dan pemeriksaan kegiatan gunungapi di Daerah Flores Nusatenggara Timur, yaitu G. Iya, oleh Sdr. Fransiskus Fea, Agustinus Tae Sdr. Rauta dan Dionisius Nasan Dura. G. Kelimutu, oleh Rayello Y. dan Djafar Waa, sedangkan G. Lereboleng oleh Sdr. Lae…