Maksud dilakukannya penyelidikan magnetik G. Gamalama adalah untuk dapat melengkapi peta isomagnetik disetiap gunungapi di Indonesia, dengan tujuan mencari suatu bentuk struktur dalam dari gunungapi tersebut, yang dapat menerangkan kemungkinan proses terjadinya, maupun kegunaan lain bagi para ahli geologi. Untuk tujuan diatas maka pengukuran titik secara acak dilakukan baik di puncak maupun dis…
Pada 18 Juli 1980, penulis dan Sdr. Aidil berangkat menuju Bukittinggi untuk bergabung dengan Sdr. Bustamam dan Sdr. Musbar, masing - masing dengan SPPD No. 702/P/1980, No. 703/P/1980, No. 704/P/ 1980 dan No. 705/P/1980. Kami ditugaskan untuk melakukan pemeriksaan puncak G. Kerinci, G. Talang, G. Marapi, dan G. Sorik Marapi.
salah satu dengan Di Sumatra tersebar sembilan gunungapi aktif tipe A diantaranya adalah G. Marapi.ketinggian 2891 m dari permukaan lautGunungapi ini gunungapi paling aktif bila dibandingkan dengan gunungapi merupakan lainnya. Terletak di Wilayah Kabupaten Agam dan Kabupaten Batusangkar Propinsi Sumatra Barat pada posisi geografis 0° 22 47,72" Lintang Selatan dan 100° 28 16,71" Bujur Timur. D…
Dalam rangka mencapai sasaran Proyek Pengamatan/ Pengawasan dan Pemetaan Gunungapi, Anggaran tahun 1990. 1991 (murni ), maka pada pertengahan Juni hingga pertengahan Juli 1990 penulis telah ditugaskan melakukan pengamatan kegiatan G. Sorik Marapi dan G. Talang di Sumatra dengan SPPD No. 447/0441/3402/1990.
Pada 28 April 1984 penulis dengan SPPD No. 215 dan 216/P/84 ditugaskan untuk melakukan pemeriksaan puncak, pengukuran suhu solfatara dan air danau kawah G. Peuet Sagoe di dalam wilayah Propinsi Daerah Istimewa Aceh, untuk mengetahui dan mempelajari perubahan gejala alam di sekitar kawah guna menduga kemungkinan adanya perubahan kegiatan gunungapi tersebut.
Pengamatan Gunung Anak Krakatau yang dilakukan secara tetap dari Pos Pengamatan di Pasauran hanya pengamatan visual. Yang diamati adalah kegiatan di Kawah berupa kegiatan solfatara dan fumarola dan letusan. Sedangkan pemeriksaan kawah dan pengamatan seismik dilakukan secara berkala.
Pada bulan Mai 1984, dilakukan sebuah pengukuran profil S.P. di puncak merapi pada jalur Gendol-Woro. Pengukuran ini melanjutkan penelitian yang telah dilakukan oleh Robach et al (1987).
Pemasangan seismograf Kinemetrics PS-2 dengan sistim tele-matri di Pos Pengamatan G. Kelut, dilakukan dengan tujuan meningkatkan sarana peralatan seismograf yang telah ada.
G. Papandayan, tinggi 2665 m dari muka laut, adalah salah satu gunungapi aktip di daerah Jawa Barat. Letaknya di Kabupaten Garut pada posisi astronomis 7 derajat 19' Lintang Selatan dan 107 derajat 44' Bujur Timur.
Kegiatan penyelidikan S.P di Guntur, merupakan lanjutan penyelidikan terdahulu, yaitu penyelidikan S.P di Puncak Kancah nangkub yang merupakan sebagian dari puncak Komplek G.Guntur. Adapun puncak Kancah nangkub di dalam Komplek G.Guntur disebut G.Parukuyan.