G. Ebulobo dengan ketinggian puncak kurang lebih 2149 m dari muka laut termasuk gunungapi Tipe A. Sepanjang kegiatannya, sudah 7 kali mengadakan erupsi yaitu tahun 1830, 1888, 1910, 1924, 1938, 1941, 1947 dan 1961. Aktivitas vulkanik pada bulan Maret 1961, dari puncak terlihat asap kehitam-hitaman disertai guguran api. Guguran lava pijar berasap sering tampak meluncur disertai suara kemuruh di …
Gunung Banda Api adalah salah satu dari gugusan pulau-pulau Banda Neira )P. Lontor, Nier, Run dan Pulau Hatta) yang mempunyai luas 7,4 km2, tinggi 641 m dpl. Selama 4 abad terakhir ini paling tidak terjadi 24 erupsi, termasuk yang berlangsung pada tanggal 9 Mei 1988. Hanya 4 peristiwa diantaranya yang menimbulkan korban, yaiyu 1598, 1615, 1690 dan 1988. Pada letusan tahun 1988 dilaporkan 4 oran…
G. kelimutu dikenal juga sebagai Geli Mutu adalah dari tipe gunungapi strato terletak di Kabupaten Ende, Flores Tengah. Dipuncaknya dengan ketinggian 1640 m terdapat 3 krater yaitu Tiwu Ata mBupu, Tiwu Nua Muri Kooh Fai, Tiwi Ata Polo. Terdapat komplek gunungapi kearah timurlaut kaldera Sukaria. Komplek gunungapi ini mempunyai lembah yang mudah berkembang kearah timur.
Gunung Inie Lika, Gou, terletak disebelah timur Bajawa, merupakan bagian dari kaldera Bajawa, dengan ketinggian bervariasi antara 600 - 1000 m diatas muka laut. Secara administratif lokasi Gunung Inea Lika, termasuk Kecamatan Aimere, Kabupaten TkII Ngada, Propinsi Nusat Tenggara Timur. Gunung Inea Lika, secara geologi muncul pada batuan dasar napal dan lempung dari formasi Kiro berumur Tersier.
G. Semeru merupakan gunungapi tipe A yang paling aktif kegiatannya. Puncak tertinggi dinamai Mahameru (+3676 m dpl) yang merupakan tempat tertinggi di Pulau Jawa, merupakan dinding kawah tua G. Semeru. Kawah muda yang aktif sampai sekarang terdapat di sebelah tenggara dari Mahameru yang dikenal dengan nama Jonggring Seloko.
G. Sundoro dengan tinggi puncaknya 3150 m dari muka laut termasuk gunungapi tipe A. Letusan G. Sundoro tercatat dalam sejarah sejak tahun 1808. Letusan atau lebih tepat peningkatan kegiatan terakhir berlangsung Tahun 1970. Pada tanggal 21 Oktober 1970, gempa terasa menggetarkan Desa Sigedang yang terletak 4,5 km di Barat Laut Kawah.
G. Semeru termasuk gunungapi Tipe A yang paling aktif kegiatannya. Puncak tertinggi G.Semeru dinamai Mahameru (+ 3676 m dpl) merupakan tempat tertinggi di Pulau Jawa, merupakan dinding kawah G. Semeru. Kawah muda yang aktif sampai sekarang terdapat di sebelah tenggara dari Mahameru yang dikenal dengan nama Jonggring Seloko,
G. Ciremai merupakan gunungapi aktif tipe Strato dengan ketinggian 3078 m dpl atau 2578 m diatas dataran Kuningan. Letusan G. Ciremai tercatat sejak 1698 dan terakhir kali terjadi pada tahun 1937 dengan selang waktu istirahat terpendek 3 tahun dan terpanjang 112 tahun. Tiga letusan 1772, 1775 dan 1805 terjadi di kawah pusat tetapi tidak menimbulkan kerusakan yang berarti.
G. Galunggung merupakan gunungapi aktif tipe Strato dengan ketinggian 2168 m dpl atau 1820 m diatas dataran Tasikmalaya. Letusan G. Galunggung yang tercatat dalam sejarah, terjadi sebanyak 4 kali, yaitu pada Tahun : 1822, 1894, 1918 dan 1982 - 1983. Periode letusan G. Galunggung lebih dari 60 tahun dan selama aktifitasnya terjadi beberapa jam hingga beberapa bulan.
G. Tangkubanparahu terletak 29 km disebelah Utara kota Bandung, merupakan gunungapi strato dengan ketinggian puncaknya 2600 m diatas muka laut.