Gunungapi Raung atau Rawon termasuk gunungapi strato yang paling aktif, seperti gunung Merapi dan gunung Semeru, Tumbulah di sebelah Barat kompleks kaldera Ijen, termasuk di Kabupaten Bondowoso, Jember dan Banyuwangi propinsi Jawa Timur. Gunung raung merupakan gunungapi raksasa di bagian timur pulau jawa, yang memiliki kaldera di bagian puncaknya.
Gunungapi Patuha termasuk gunungapi tipe B (Neuman van Padang, 1951) yang terletak di wilayah kabupaten Bandung,Provinsi Jawa Barat, lk.80 km di selatan kota Bandung dan dapat ditempuh dengan kendaraan roda empat selama 2 jam. G. Patuha ini dapat dipandang sebagai Gunungapi Kembar (twin volcanoes) karena mempunyai dua buah kawah yakni Kawah Taman Saat atau sering disebut Patuha Kaler (terletak …
Gunungapi Guntur termasuk gunungapi aktif tipe A yang terletak di kabupaten Garut, Propinsi Jawa Barat, lk.60 km disebelah Timur Kota Bandung. Nama guntur mempunyai arti suara yang menggelegar, (dalam bahasa belanda Didenberg, Matahelemual, 1989) seperti pada saat hujan bersamaan dengan halilintar, kilat, guntur dan guruh.
Tujuan penyelidikan ini yaitu menghasilkan Peta Kawasan Rawan Bencana G. Bobo yang diharapkan dapat diterapkan untuk mengantisipasi bahaya yang mungkin terjadi disekitar gunungapi akibat letusannya dan merupakan rekomendasi bagi Investor/Instansi pemerintah lainnya dalam rangka menyusun rencana pembangunan secara umum dan rencana detail tata ruang daerah disekitar Gunungapi Bobo, Kab. Ngada di …
Pemetaan kawasan rawan bencana gunungapi Ndetu Napi dilakukan dalam rangka pelaksanaan Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi, pada Pelita VI Tahun Anggaran 1998/1999 tahun ke 5. Pemetaan ini dilakukan oleh Seksi Pemetaan Daerah Bahaya, Sub Direktorat Pemetaan Gunungapi, Direktorat Vulkanologi. Team pemeta terdiri atas Rudy D. Hadisantono, M.S. Santoso dan A.D. Sumpena dengan SPPD no. 219…
Pemetaan kawasan rawan bencana gunungapi Sukaria dilakukan dalam rangka pelaksanaan Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi, pada Pelita VI Tahun Anggaran 1998/1999 tahun ke 5. Pemetaan ini dilakukan oleh Seksi Pemetaan Daerah Bahaya, Sub Direktorat Pemetaan Gunungapi, Direktorat Vulkanologi. Team pemeta terdiri atas Rudy D. Hadisantono, M.S. Santoso dan A.D. Sumpena dengan SPPD no. 219/04…
Maksud dari pada Pembuatan Peta Kawasan Rawan Bencana G. Agung ini sebagai pengganti Peta Daerah Bahaya yang sudah pernah dibuat pada tahun sebelumnya dimana pembagiannya terdiri dari Daerah Terlarang, Bahaya I dan II, yang dirasa masih kurang lengkap, pada umumnya kedua peta tersebut masih identik dengan Peta Kawasan Rawan Bencana I, II, dan III, yang lebih lengkap.
Daerah yang dipetakan terletak di Pulau Lombok utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat. Daerah ini telah diselıdıkı secara regional, disamping ada juga secara khusus, tergantung keperluannya. Dengan demikian untuk mengetahui sejarah geologi komplek tersebut secara lebih rinci, diperlukan pemisahan-pemisahan batuan dan penyelidikan struktur geologi lebih teliti, dengan akan dapat dipelajari sejar…
Kebutuhan untuk mengetahui medan geomagnet utama tanpa pengaruh faktor eksternal sangat besar bagi para surveyor pertambangan, pengguna atau penyedia navigasi satelit dan ilmuwan-ilmuwan yang mempelajari cuaca antariksa atau hubungan matahari bumi. Oleh karena itu dibuatlah suatu model geomagnet yang disepakati secara internasional yang dikenal sebagai model IGRF (International Geomagnetic Refe…
Dalam studi tentang seismic hazard baik yang diekspresikan oleh maksimum percepatan (PGA), maksimum kecepatan (PGV) atau maksimum perpindahan (PGD), hal yang sangat penting adalah memprediksi efek lokal (amplifikasi) di setiap tempat oleh getaran gempabumi.