Gunungapi Bromo merupakan salah satu gunungapi aktif yang berada di pilau Jawa, terbentuk di dalam Kaldera Tengger dengan ketinggian puncak mencapai 2329 meter diatas permukaan laut (mdpl). Dasar kaldera Tengger yang dikenal dengan lautan pasir berada pada ketinggian sekitar 2100 mdpl. Gunungapi Bromo berbentuk kerucut dengan diameter kawah 600-800 meter.
Gunungapi Bromo yang saat ini berstatus SIAGA (level III), merupakan salah satu gunungapi aktif yang berada di Pulau Jawa. Gunungapi ini muncul dalam Kaldera Tengger, dengan ketinggian mencapai 2329 m dpl. atau 200 m dari ketinggian dasar kaldera sekitar 2100 m dpl. Lokasi G. Bromo ini dikenal dengan kompleks Bromo-Tengger yang secara administratif termasuk dalam wilayah kabupaten Probolinggo, …
Gunungapi Bromo merupakan gunungapi bertipe kerucut sinder dalam kaldera, terletak di kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Propinsi Jawa Timur berada pada ketinggian 2329 mdpl. Letusan gunungapi bromo yang tercatat pertama kali terjadi pada tahun 1804. Periode letusannya tidak memiliki pola tertentu, akan tetapi masa istirahat terpendek kurang dari 1 tahun, sedangkan masa istirahat terpan…
Gunungapi diartikan sebagai suatu bentuk timbunan dari muka bumi yang pada umumnya berupa suatu kerucut raksasa, kerucut terpancung, kubah atau bukit yang diakibatkan oleh penerobosan magma ke muka bumi. Berdasarkan peneliti para ahli diketahui bahwa gunungapi tersebut terbentuk karena proses pertumbuhan kerak bumi yang disebut lempeng tektonik.
Gunung Bromo termasuk gunungapi type A yang sampai sekarang masih melakukan kegiatan. Oleh karena itu peme taan geologi ini diharapkan memberikan gambaran tentang sejarah perkembangan geologi gunungapi tersebut.
Ulasan dari ke tiga buah conto batuan hasil ledakan G. Bromo pada bulan Juli 1980 adalah bahwa batuan ini berupa skoria dan bom gunungapi dari andesit piroksen. Pada umumnya disu-sun oleh mineral plagioklas, piroksen, bijih dan mineral pe-ngiring apatit, sedangkan masa kaca merupakan masa dasar batuan yang tidak sedikit jumlahnya.