Pekerjaan ini sebagai kelanjutan dari pekerjaan Sdr. A.R. Sumailani, pada tahun 1982 - 1984. Pada Juni - Juli 1984 A. Karim dan saya ditugaskan untuk melanjutkannya pekerjaan ini selama 30 hari dengan Sppd No. 615/P/84 dan no. 616/P/84
Pada tanggal 15 Juni 1982 dengan SPPD No. 719/P/82 dan 720/P/82, sdr. Effendi dan saya ditugaskan oleh Kepala Seksi Pemetaan Topografi, Sub Dit Pemetaan Gunungapi untuk mengada kan pemetaan topografi situasi G. Guntur dan sekitarnya. Tujuan dari pada pemetaan ini pertama-tama karena telah 74 tahun belum diadakan pemetaan situasi puncak yang baru, sedangkan peta lama dibuat pada tahun 1908. Kedu…
Sebagaimana telah direncanakan dalam tahun 1980 pada tanggal 26 sampai 31 Mei 1980 dilakukan pemeriksaan kawah G.Papandayan, G.Guntur dan G.Galunggung. Tujuan dari pemeriksaan tersebut adalah untuk mengetahui kegi-atan gunungapi tersebut dibandingkan dengan hasil pemeriksaan sebelumnya.
Pemeriksaan terhadap . Guntur, 0. Galunggung, G. Gode G. Papandayan dilakukan pada tanggal 13 a/d 21 Haret 1977 dengan tujuan utana adalah untuk mengetahui koadaan kegiatan gunungapi dibandingkan dengan keadaan pemeriksaan yang lampau.
Tujuan pembuatan laporan ini adalah memeriksa kemungkinan perubahan sekitar gunung-gunung tersebut akibat gempa bumi yang telah terjadi
Letusan G. Guntur terakhir trjaid pada th. 1847. Sejak itu sampai th 1973 yaitu telah 126 tahun berlalu gunung api ini tidak pernah menunjukan peningkatan ini tidak pernah menunjukan peningkatan kegiatannya lagi. Dengan kata lain kata gunung api ini telah beristirahat lk. 126 tahun, padahal dalam masa th 1803 sampai 1847 itu tidak kurang dari 19 kali kegiatan/letusan terjadi.
Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki banyak gunungapi, di samping Jepang, New Zealand, Italia, Hawai dan Filipina. Biasanya, gunung dapat diartikan setiap tempat yang lebih tinggi daripada sekelilingnya. Keberadaan gunungapi di permukaan bumi selama ini masih dianggap sebagai ancaman bagi masyarakat sekitar.