Gunungapi Ili Boleng adalah gunungapi bertipe strato dengan ketinggian 1659 m dpl. Secara administratif termasuk ke dalam wilayah Kabpuaten Larantuka, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Karakter letusan G. Ili Boleng, adalah berupa erupsi eksplosif preatomagatik . Secara berangsur, kekuatan erupsi G. Ili Boleng melemah dan cenderung menghasilkan erupsi efusif magmatik.
Gunungapi Ili Boleng merupakan kerucut gunungapi muda yang terletak di P. Adonara, Nusa Tenggara Timur. Gunungapi ini tumbuh dan berkembang pada daerah depresi-tektonik yang terbentuk di bagian selatan jajaran pegunungan pada zaman Tersier yang sebagian terbenam pada Selat Solor. Gunungapi Ili Boleng mengalami erupsi sekitar 14 kali. Jeda waktu antar letusannya, eruspsi G. Ili Boleng mempunyai …
Gunungapi Ili Boleng adalah gunungapi aktif tipe A yang merupakan kerucut gunungapi muda (Kuarter) yang tumbuh di P. Adonara, Nusa Tenggara Timur. Gunungapi ini tumbuh dan berkembang pada daerah depresi-tektonik yang terbentuk di bagian selatan jajaran pegunungan pada zaman Tersier, yang sebagian terbenam pada Selat Solor. Gunungapi Ili Boleng sendiri tumbuh di bagian timur daerah depresi, cend…
Penyelidikan petrologi dan geokimia batuan merupakan salah satu komponen yang tidak bisa lepas dari serangkaian penyelidikan-penyelidikan mengenai gunungapi. Batuan vulkanik baik lava, piroklastik maupun lahar merupakan hasil kegiatan suatu gunungapi. Lava dan piroklastik dari suatu gunungapi merupakan batuan yang dihasilkan langsung oleh magma, yang selama perjalannya naik ke permukaan telah m…
Pengamatan visual dilakukan dari Pos PGA di Harubala dari sejak tanggal 25 Agustus sampai dengan tanggal 14 September 1998, puncak G. Ili Boleng pada umumnya tampak jelas kecuali pada sore hari kadang - kadang tertutup kabut tipis. Hembusan asap solfatara dipuncak tidak terlihat. Sedangkan pengamatan gempa G. Ili Boleng dilakukan dengan menggunakan 1 unit seismograf elektromagnet Hosaka sistim …
Hasil evaluasi seismik serta ditunjang oleh data visualnya, kegiatan G. Ili Boleng saat ini dinilai dalam kondisi aktif normal. Sedangkan dari evaluasi seismik kegiatan G. Ili Lewotolo, secara kuantitas menunjukkan tingkat kejadian gempa vulkanik per harinya diatas normal, hal ini diduga sudah berlangsung sebelum pemasangan seismograf di Pos PGA Ili Lewotolo (September 1994). Secara visual akti…