G. Merapi merupakan salah satu gunungapi paling aktif di dunia, mempunyai periode letusannya berkisar antara 2-7 tahun. Letusan G. Merapi ditandai dengan proses pembentukan kubah lava dan terkadang juga adanya penghancuran sebagian kubah lava lama. Longsoran kubah lava aktif tersebut menimbulkan aliran piroklastik atau awan panas.
Wilayah survei hidrogeologi tahap I tahun kedua secara administrasi meliputi sebagian kecamatan Srumbung, Salam, Sawangan dan Dukun kabupaten Magelang yang terletak pada ketinggian antara 300 sampai 800 m dari permukaan laut. Wilayh ini mempunyai sumber kekayaan alam yang tidak ternilai yang dapat dimanfaatkan oleh penduduk setempat maupun pendatang.
Program penyuluhan atau penyebaran informasi mengenai karakteristik Gunung Merapi dan berbagai aspeknya, terus diupayakan untuk dapat sampai ke seluruh desa-desa yang termasuk daerah rawan bencana gunung Merapi, terutama di kabupaten Magelang propinsi Jawa Tengah dan di kabupaten Sleman, Propinsi Daerah istimewa Yogyakarta.
Pengukuran ini dilakukan pada 16 Oktober 1986 di lokasi tetap seperti pada pengukurqn sebelumnya yaitu di jalur Woro-Gendol. Titik-titik, pengukuran ada tiga belas buah yang satu diantaranya ditentukan sebagai titik referensi (BS).
Berdasarkan hasil pengamatan terhadap Pos - Pos Pengamatan di Jawa Timur dan Jawa Tengah bahwa bangunan - bangunan tersebut pada umumnya masih baik dan masih dapatt dipergunakan. Hanya perlu ditekankan disini bahwa sarana bangunan tersebut mengingat pada umumnya lokasinya terletak agak jauh dari kota dan keadaan alam sekitarnya menuntut secara rutin diadakan perawatan yang intensif agar lebih t…
Pertumbuhan kubah lava setelah longsor pada bulan November 1980 membesar akibat dinding punggungan Gegerbuaya longsor pada Maret 1979 sehingga lapangan tempat kubah lava tumbuh menjadi lebih luas.