Pihak Djawatan Geologi telah diminta oleh Departemen Dalam Negeri dan Otonomi Daerah untuk menjertai team penindjauan jang berangkat ke Flores pada tanggal 22 Maret 1961 dan kembali lagi ke Djakarta pada tanggal 26 Maret berikutnja. Diikut sertakannja Djawatan Geologi, Urusan Volkanologi, ialah karena pada kedjadian itu telah diwartakan adanja kenaikan kegiatan gunungapi2. Abulobo, Ija dan Egon…
Rombongan ke II untuk Urusan Vulkanologi telah bersiap sejak akhir bulan maret 1961, tetapi disebakan sukarnya pengangkutan antara Jakarta-Endeh, maka tugas ini baru dapat dilaksanakan pada tanggal 26 April 1961. Berangkat dari Jakarta dengan Kapal Palai "Watudambo". Rombongan ke II ini terdiri dari Instansi yang dipandang dapat mengatasi hal-hal yang dibutuhkan oleh daerah, yang sedang dan bar…
Gunungapi SInabung merupakan sebuah gunungapi strato yang bersifat andesitik-basaltik yang terletak di Provinsi Sumatera Utara. Pada tahun 2010 G. SInabung mengalami erupsi setelah dorman selama kurang lebih 1200 tahun. Periode erupsi ini dimulai pada tanggal 27 Agustus 2010 dan berakhir pada 7 September 2010. Sebelum periode eupsi tersebut G. Sinabung tidka termauk kedalam gunungapi aktif yang…
G. Talang secara administratif terletak di Kecamatan Kota Anau, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, tinggi puncak dari permukaan laut 2597 m. Dari tahun 1800-2000 kegiatan vulkanik G. Talang tercatat sebanyak tiga kali letusan, yaitu" tahun 1833, 1843,, dan 1845. Pada 1967 terjadi kenaikan kegiatan tembusan fumarola pada celah sepanjang 800 m, lebar 10-50 m, Kegiatan ini terjadi di tujuh lubah uta…
G. Tandikat secara administratif terletak di wilayah Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Bara. Tinggi puncak dari permukaan laut mencapai 2430 m atau 1740 m dari dataran tinggi Padang. Selama sejarah kegiatannya, gunungapi ini hanya diketahui pernah meletus sebanyak 2 kali, yaitu letusan tahun 1889 dan letusan tahun 1914. Pemantauan kegiatan G. Tandikat dilakukan rutin 24 jam dari pos PGA G. Tandik…
G. Talang secara adminisratif terletak di wilayah Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Tinggi puncak dari permukaan laut mencapai 2597 m. Nama lain gunungapi adalah G. Salasi, G. Sulasi. Seperti gunungapi lainnya di Indonesia. G. Talang bertipe strato atau berlapis, dalam pengertian gunungapi ini dibangun oleh perulangan lava dan piroklastika. Fenomena aktivitas vulkaniknya berupa lapangan fumarola…
Gunungapi Kaba merupakan salah satu gunungapi aktif di Pulau Sumatera. Secara administratif Gunungapi Kaba termasuk ke dalam wilayah Kabupaten Rejang Lebong (Curup). Puncak tertinggi Kaba adalah 1952 m dari permukaan laut. Gunungapi Kaba merupakan bangun seperti kerucut terpancung dengan struktur berlapis atau strato, selang-seling antara endapan piroklastik hasil erupsi eksplosif dengan lelera…
Menurut Neumann van Padang (1951), Gunungapi Talang merupakan kembaran dari Gunung Batina yang telah padam. Puncak Gunungapi Talang (2597 m dari permukaan laut) tidak mempunyai kawah. Letusan biasanya terjadi pada daerah lembah seluas 300x90m2 pada ketinggian 2360-2460 m dari permukaan laut, lembah ini terdiri dari kawah-kawah parasit yang disebut dengan nama Kapundan Panjang, Kawah-Gabuo Atas,…
G. Sorik Marapi terletak di wilayah Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara. Tinggi dari permukaan laut mencapai 2145 m dari muka laut. G. Sorik Marapi adalah satu gunungapi tipe A yang ada dalam deretan gunungapi aktif di P. Sumatera, dalam sejarah kegiatannya gunung ini pernah beberapa kali meletus. Korban langsung dari letusan ini tidak tercatat aa korban, tetapi pada letusan tahun 1892 t…
Gunungapi Karangetang terletak di Pulau Siau, secara administratif termasuk kedalam wilayah Kabupaten Sangihe, Propinsi Sulawesi Utara, dengan ketinggian puncak 1820 meter diatas muka laut. Sebagai gunungapi yang sangat aktif, masa istirahat G. Karangetang sangat singkat, berlangsung beberapa bulan kemudian meningkat kembali. Pada umumnya kegiatan dimulai dengan letusan asap/abu, dan biasanya b…