Tahun ini sudah menginjak Pelita V tahun ke 4 dan Gunung Iya, Flores sebagai salah satu gunungapi di Nusa Tenggara Timur sudah tiba gilirannya untuk dipetakan geologinya dalam rangka melengkapi data geologinya gunungapi daerah Indonesia bagian timur
Tulisan ini dimaksudkan sebagai usulan dalam rangka rencana Kerja SubDit. Pemetaan Geologi Gunungapi (PETAPI), Direktorat Vulkanologi, yang dituangkan dalam kerja nyata Proyek Pengamatan/Pengawasan dan Pemetaan Gunungapi pada PELITA V tahun 1991/1992. Rencana kerja tersebut adalah untuk membuat peta geologi G.Iya berdasarkan analisa foto udara, dengan tujuan agar didapatkan gambaran geologi yan…
Salah satu kegiatan Seksi Penginderaan Jauh, Sub Dit. Pemetaan Geologi, Dit. Vulkanologi dalam PELITA V tahun anggaran 1991/1992 adalah melakukan penafsiran potret udara serta pengecekan lapangan daerah G. Iya dan sekitarnya, Kabupaten Ende, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Penafsiran ini dimaksudkan untuk menentukan gambaran secara umum tentang kondisi geologi di daerah tersebut, terutama m…
G. Iya bertipe strato, terletak pada daerah administratif tingkat II, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (Gb. 1), pada posisi 0 geografi 8 03,5' LS dan 121 38' BT (Atlas Trop. Nederl. 1938, Lembar 27; dalam Kusumadinata, K., 1979). Sesuai rencana kerja dalam tahun anggaran 1991/1992, Subdit Pengamatan Gunungapi, Direktorat Vulkanologi-Bandung, telah menugaskan seorang personil, yaitu Ir. Kasti…
Tinggi G.Iya 637 m (Kemerling, 1929,h.45), 659m(Atlas -trop Nederl) di atas muka air laut. Terletak di kampung Rate Kabupaten Ende, Flores(NTT). Posisi geografinya terletak antara 8º 03,5 Lintang Selatan dan 121° 38'Bujur Timur. Maksud dan tujuan laporan ini ialah untuk mengetahui jenis-jenis gempa, kedalaman dan penyebaran pusat gempa di sekitar G.Iya dan untuk mengetahui/mengikuti perkemba…
Pengamatan seismik di Pos Pengamatan Gunungapi Iya Tewejangga Ende, dilakukan dengan seismograp Elektromagnit. Selama April 1985 sampai dengan Desember 1985 pengoperasian pesawat seismograp dilakukan sebanyak 249 hari dari 275 hari yang ada. Selama 249 hari itu, pengamatan dengan sistem tripartit net dilakukan sebanyak 76 hari. Sedangkan 173 harinya hanya dilakukan dengan 1 komponen vertikal.
Tulisan ini disusun berdasarkan hasil pengamatan visual kegiatan G. Iya dalam Pebruari 1985. Tujuan dilakukan pengamatan ini ialah untuk mengetahui gejala perubahan tingkat kegiatan gunungapi Iya. Untuk mengetahui gejala perubahan kegiatan dengan pengamatan visual diperlukan waktu penelitian yang cukup lama, sehingga gejala perubahan yang sekecil-kecilnya dapat teramati. Untuk itu maka pengamat…
Sesuai rencana kerja Proyek Pengamatan / Pengawasan maka untuk itu telah ditugaskan dan Pemetaan Gunungapi, beberapa petugas untuk melakukan pengamatan dan pemeriksaan kegiatan gunungapi di Daerah Flores Nusatenggara Timur, yaitu G. Iya, oleh Sdr. Fransiskus Fea, Agustinus Tae Sdr. Rauta dan Dionisius Nasan Dura. G. Kelimutu, oleh Rayello Y. dan Djafar Waa, sedangkan G. Lereboleng oleh Sdr. Lae…
Dalam rangka kegiatan Proyek Penyelidikan Gunungapi dan Panas bumi tahun anggaran 1989 - 1990, Tim Penyelidikan Geokimia Panasbumi pada bulan Januari - Februari 1990 melakukan Penyelidikan Geokimia Pendahuluan Panas Bumi di daerah komplek G.Iyang Argopuro Jawa Timur.
Maksud penyelidikan ini adalah untuk mengumpulkan data geologi Komplek G. Iya yang meliputi geomorfologi, stratigrafi, struktur geologi dan penyebaran batuan hasil letusan. Dengan menghubungkan data di atas diharapkan akan diperoleh evolusi pembentukan gunungapinya. Dengan demikian dapat dihasilkan suatu peta geologi gunungapi yang merupakan tujuan penelitian ini.