Gunung kelut merupakan salah satu gunungapi aktif di Indonesia yang berbentuk strto dengan danau kawah di puncaknya. Periode letusan yang terjadi pada abad 20 ini, berselang antara 15 hingga 32 tahun. Gunungapi ini membatasi wilayah-wilayah kabupaten kediri di bagian utaranya, kabupaten blitar di selatannya dan kabupaten malang disebelah timurnya.
Gunung kelut termasuk salah satu gunungapi aktif di indonesia, tingginya mencapai 1700 meter dpl dan mempunyai dnau kawah di puncak. Secara administrasi gunung ini merupakan perbatasan wilayah antar kabupaten disekitarnya, antara lain kabupaten kediri terletak isebelah utara, kabupaten blitar di sebelah selatan, kabupaten malang disebelah timur.
Gunung kelut merupakan salah satu gunungapi aktif berbentuk strato dan menurut klasifikasi aktivitas termasuk tipe A (van bemmelen, 1949), gunung kelut juga merupakan salah satu gunungapi yang mempunyai danau kawah dipuncaknya, luas danau kawah lebih kurang 400.000 meter persegi dengan volume air lebih kurang 2,5 juta meter kubik (direktorat vulkanologi, 1990).
Penyelidikan Vulkanofisika akhir-akhir ini memfokuskan pada penyelidikan pada Potensial Diri yang merupakan keluarga metoda listrik. Metoda Potensial Diri mengukur perbedaan potensial alam sepanjang permukaan tanah. Pengukuran metoda ini sangat sederhana, praktis, dan relatif murah.
Sejak peningkatan kegiatan G. Kelut bulan Agustus 1973, perhatian terhadap salah satu gnungapi yang berbahaya itu sangat meningkat pula, yaitu dalam usaha pengumpulan data sehubungan dengan gejala kegiatannya.
Dalam rangka penyempurnaan pengamatan seismik di Gunung Kelut dalam bulan Juli hinggga Agustus telah dilakukan pemasangan kabel bawah tanah dari Bambingan sampai Margomulyo sepanjang 1k. 4000 meter.
Pemasangan seismograf Kinemetrics PS-2 dengan sistim tele-matri di Pos Pengamatan G. Kelut, dilakukan dengan tujuan meningkatkan sarana peralatan seismograf yang telah ada.
Sistem telementri G. Kelut bertujuan untuk mengetahui keadaan kawah terutama suhu, pH dan konduktifitas air danau kawah dengan cara jarak jauh yang dilengkapi sistem pancar.
The summit crater of Mt. Kelut, an andesitic volcano in East Java Indonesia, normally contains a lake with surface temperatures varying from 31 to 36 centigrade around inlet.
The The geophysical investigations of Mt. Kelud began to apply in 1978, initially with emphasis on geomagnetic survey. instrument used was the 595 Type Elsec Magnetometer with an accuracy of 18.