Tim penyelidikan Geokimia Gas G. Tangkubanperahu dengan tenaga pelaksana 3 orang terdiri dari Sdr. Terry Sriwana Sdr. Anang II dan penulis sendiri dibantu tenaga harian setempat (2 s/d 3 orang)
Berhubun nemamaneen Telemetri Tilting di G.Tangku- ban Parahu adalah pemasangan peralatan baru make Tim Instrumentasi berkewajiban untuk mempelajari dan mela kukan pemasangan peralatan tersebut Pemasangan neralatan Pelemetri Tilting ini dilnksa- nakan bersama-sama seorang ahli dari USGS yaitu sdr. Tomaray, juga dari Tim Pengindraan Jauh/Sub Dit Femetnan Gunungani.
Berdasarkan SPPD No. 1340/P/85 penulis beserta L. Djorahman B.Sc. dan Sdr. M.S.L. Tobing ditugaskan ke Gunung Tangkubanperahu untuk mengadakan pengukuran deformasi dengan cara dry tilt, pelaksanaan pengukuran ini ada kaitannya dengan sedikit meningkatnya kegiatan sismik.
Indonesia memiliki tidak kurang dari 500 gunungapi dan 128 buah termasuk gunungapi aktif yang tersebar mulai dari Aceh sampai Sulawesi melalui Jawa, NusaTenggara dan Maluku.
Pemeriksaan lapangan dan pengumpulan conto batuan terpilih terutama lava Gunungapi Sunda dan Gunungapi Tangkubanparahu dimaksudkan untuk mengetahui parameter apa dalam olahan petrokimia yang dapat dijadikan pegangan dalam ikut serta menunjang pencegahan bahay yang diakibatkan letusan gunungapi.
Sesuai dengan rencana Pelita III tahun 1981 - 1982, seksi pemetaan Geologi gunungapi dalam hal ini Bagian Proyek Geologi Endapan gunung api Direktorat Vulkanologi Bandung.