Gunung Lamongan merupakan gunungapi bertipe strato yang teletak di Kav. Lumajang, Jawa Timur. Gunungapi Lamongan mempunyai karakter erupsi sangat unik yaitu jika terjadi kegiatan maka pusat kegiatannya selalu disamping kawah utama yang berada di puncak dan dikelilingi oleh tidak kurang dari 60 pusat erupsi parasitik yang terdiri dari kerucut vulkanik dan maar.
Gunungapi Lamongan merupakan salah satu gunungapi aktif di Provinsi Jawa Timur, gunungapi bertipe strato yang memiliki banyak ranu(danau) ini muncul di antara dua pegunungan raksasa, Tengger di sebelah barat dan ljang Argopuro di sebelah timur.
Gunungapi Lamongan merupakan gunungapi muda dari G. Tarub yang posisinya berada di bagian timur, pertumbuhan G. Lamongan diawali penseseran tubuh G. Tarub yang berarah Tenggara - Baratlaut. Penseseran ini mengakibatkan bagian barat G. Tarab runtuh, kemudia pada bagian ini tumbuh G. Lamongan. Diantara gunungapi aktif yang tersebar di Jawa Timur.
Daerah gunungapi selain dapat menimbulkan bencana juga memberikan manfaat bagi kehidupan manusia. Di dalam masa pembangunan ini perlu kiranya dilakukan usaha untuk membantu penyusunan tata ruang dan tata guna lahan di daerah gunungapi sehingga manfaatnya bagi kesejahteraan hidup dapat dipergunakan seoptimal mungkin, namun risiko bahaya gunungapinya dapat ditekan seminimal mungkin.
During 1922 the G. Lamongan was often visited by the volcano guideship survey namely in April, June and August.
Kandungan unsur utama dan unsur jarang dalam batuan gunungapi dapat menerangkan proses magmatik dan karakteristik suatu gunungapi. Penelitian ini hanya dibatasi pada analisis unsur utama. Unsur utama ini ditentukan dengan tiga metoda; gravimetri, spektrofotometri, dan spektrofotometri serapan atom.