Gunungapi guntur secara administratif terletak di kabupaten Garut, merupakan salah satu gunungapi aktif di jawa barat. Puncak kerucut yang tertinggi dikenal sebagai gunung masigit dengan ketinggian 2248 m diatas permukaan laut, sedangkan ketinggian dari kota garut adalah lebih kurang 1550 meter. Gunung guntur merupakan salah satu nama puncak yang masih aktif dari suatu kelompok besar gunung.
G. Guntur merupakan salah satu gunungapi aktif termuda yang ada di dalam kompleks G.Guntur. Letusan terakhir terjadi pada tahun 1847 berupa letusan efusif yang menghasilkan lava, dan sampai saat ini kegiatan letusan tersebut tidk/ belum terjadi lagi, yang ada berupa solfatara/fumarola. Sejak letusan terakhir hingga sekarang gunungapi ini telah beristirahat selama 154 tahun, dan selama waktu ter…
gunung guntur merupakan salah satu nama puncak yang masih aktif dari suatu kelompok besar gunung. Kelompok gunung ini di sebelah utara berbatasan dengan dataran tinggi Leles, sedangkan di sebelah timur dan selatan berbatasan dengan dataran tinggi Garut.
Maksud dari pembuatan dokumentasi gunungapi Guntur ini adalah untuk melaksanakan salah satu kegiatan proyek penyelidikan dan pengamatan gunungapi pada tahun anggaran 2000, sedangkan tujuannya adalah untuk mengikuti perkembangan akhir dari aktifitas gunungapi itu sendiri, seperti penyebaran lava dan bentuk morfologinya.
Gunungapi Guntur termasuk gunungapi aktif tipe A yang terletak di kabupaten Garut, Propinsi Jawa Barat, lk.60 km disebelah Timur Kota Bandung. Nama guntur mempunyai arti suara yang menggelegar, (dalam bahasa belanda Didenberg, Matahelemual, 1989) seperti pada saat hujan bersamaan dengan halilintar, kilat, guntur dan guruh.
Penyelidikan petrologi di lapangan dan pemeriksaan petrog rafi di laboratorium terhadap Gunungapi G.Papandayan dimak sudkan untuk mengetahui kasus apa dalam olahan petrografi dan parameter apa bila dikembangkan dalam olahan petrokimia
Pemetaan yang telah dilaksanakan bertujuan membuat peta ge-ologi terperinci berdasarkan pada data lapangan dan hasil pemeriksaan laboratorium, serta dibantu beberapa acuan da-ri penyelidik terdahulu. Lebih lanjut dari peta geologi yang dihasilkan itu diharapkan dapat diketahui evolusi Kom-pleks G. Guntur serta menunjang data terhadap pembuatan pe-ta daerah bahaya gunungapi.