Untuk mengantisipasi kemungkinan letusan Gunung Gede di masa yang akan datang maka perlu dilakukan pengamatan secara intensif dan berkesinambungan. Pengamatan secara intensif terhadap kegiatan vulkanik Gunungapi Gede dilakukan sejak tahun 1985. Pengamatan dilakukan baik secara visual, pemeriksaan kawah puncak, maupun kegiatan kegempaan dari Pos Pengamatan Gunungapi Gede di Ciloto.
Data - data seismik selama Januari 1997 sampai Juni 1998 memperlihatkan bahwa di Komplek Dieng yang terekam hanya gempa tektonik jauh dan tektonik lokal, sedangkan gempa vulkanik hanya satu kali terekam itupun hanya berupa gempa vulkanik type A.
Merupakan tugas pokok dari Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi di lingkungan Sub Direktorat Pengamatan Gunungapi pada Seksi Jawa bagian Timur tahun angggaran 1998/1999. Kegiatannya untuk melakukan pengamatan visual dan pengamatan seismik G.Lamongan dan G. Arjuno-Welirang.
Kegiatan gunungapi Sundoro di amati secara terus menerus dari Pos Pengamatan Gunungapi yang terletak di Desa Gentingsari, Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung, Provinsi Jawa Tengah. Gunungapi Sundoro secara seismik diamati oleh satu set alat seismograf (MEQ.80).
Salah satu pelaksanaan dari tugas nyata Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi yang dilaksanakan oleh Staf Seksi Jawa Bagian Timur, Subdit Pengamatan Gunungapi, Direktroat Vulkanologi, pada tahun anggaran 1998/1999 adalah melakukan penyelidikan dan pengamatan G. Bromo baik secara visual maupun kegampaan, yang dilakukan pada bulan Agustus - September 1999.
Merupaka tugas pokok dari Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi di lingkungan Sub Direktorat Pengamatan Gunungapi pada Seksi Jawa Bagian Timur tahun Anggaran 1998/1999. Kegiatannya untuk melakukan pengamatan visual dan pengamatan seismik di G. Arjuno Welirang.
Untuk mengetahui tingkat kegiatan G. Lamongan yang sehari - harinya dapat dimonitor yaitu dengan pengamatan visual dan kegempaan yang dapat dilakukan di Pos Pengamatan Gunungapi yang berlokasi di G. Meja. Selain pengamatan rutin yang dilakukan setiap hari pemeriksaan kawah dan pengukuran suhu ranu -ranu di sekitar G. Lamongan dilakukan secara temporer.
Aktivitas G.Merapi didominasi oleh gempa guguran walaupun pada saat sekarang sudah mulai menurun baik jumlah maupun energinya. Dilihat dari gempa MP maka bulan Januari 1996 ini mulai terlihat adanya penurunan energi, demikian pula bila kita anggap MP adalah indikasi adanya pertumbuhan kubah lava, maka dari visualpun kubah tidak mengalami pertumbuhan yang begitu cepat.
Pemantauan deformasi dengan sistem pantau ungkit (tiltmonitor) di G.Slamet, mulai dipasang pada tanggal 20 Maret 1995 dengan pilihan dua lokasi sensor, yaitu di puncak G.Slamet dengan ID Controller 06 & ID Controller 07. Sedangkan kegiatan kegempaan di G.Slamet diamati secara terus menerus dengan memakai seismograf satu komponen bersistem pancar radio (RTS), model MEQ-800.
Pengamatan visual ke arah G. Arjuno-Welirang dilakukan dari Pos Pengamatan Gunungapi G.Arjuno-Welirang di Desa Sukereno Kecamatan Prigen Kabupaten Pasuruan. Sedangkan rekaman kegiatan kegempaan G. Arjuno-Welirang dilakukan sejak Mei 1995 sampai September 1996 dan gempa - gempa yang tercatat pada umumnya gempa tektonik jauh dan tektonik lokal.