G. Talang secara administratif terletak di Kecamatan Kota Anau, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, tinggi puncak dari permukaan laut 2597 m. Dari tahun 1800-2000 kegiatan vulkanik G. Talang tercatat sebanyak tiga kali letusan, yaitu" tahun 1833, 1843,, dan 1845. Pada 1967 terjadi kenaikan kegiatan tembusan fumarola pada celah sepanjang 800 m, lebar 10-50 m, Kegiatan ini terjadi di tujuh lubah uta…
G. Tandikat secara administratif terletak di wilayah Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Bara. Tinggi puncak dari permukaan laut mencapai 2430 m atau 1740 m dari dataran tinggi Padang. Selama sejarah kegiatannya, gunungapi ini hanya diketahui pernah meletus sebanyak 2 kali, yaitu letusan tahun 1889 dan letusan tahun 1914. Pemantauan kegiatan G. Tandikat dilakukan rutin 24 jam dari pos PGA G. Tandik…
G. Talang secara adminisratif terletak di wilayah Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Tinggi puncak dari permukaan laut mencapai 2597 m. Nama lain gunungapi adalah G. Salasi, G. Sulasi. Seperti gunungapi lainnya di Indonesia. G. Talang bertipe strato atau berlapis, dalam pengertian gunungapi ini dibangun oleh perulangan lava dan piroklastika. Fenomena aktivitas vulkaniknya berupa lapangan fumarola…
Gunungapi Kaba merupakan salah satu gunungapi aktif di Pulau Sumatera. Secara administratif Gunungapi Kaba termasuk ke dalam wilayah Kabupaten Rejang Lebong (Curup). Puncak tertinggi Kaba adalah 1952 m dari permukaan laut. Gunungapi Kaba merupakan bangun seperti kerucut terpancung dengan struktur berlapis atau strato, selang-seling antara endapan piroklastik hasil erupsi eksplosif dengan lelera…
Menurut Neumann van Padang (1951), Gunungapi Talang merupakan kembaran dari Gunung Batina yang telah padam. Puncak Gunungapi Talang (2597 m dari permukaan laut) tidak mempunyai kawah. Letusan biasanya terjadi pada daerah lembah seluas 300x90m2 pada ketinggian 2360-2460 m dari permukaan laut, lembah ini terdiri dari kawah-kawah parasit yang disebut dengan nama Kapundan Panjang, Kawah-Gabuo Atas,…
G. Sorik Marapi terletak di wilayah Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara. Tinggi dari permukaan laut mencapai 2145 m dari muka laut. G. Sorik Marapi adalah satu gunungapi tipe A yang ada dalam deretan gunungapi aktif di P. Sumatera, dalam sejarah kegiatannya gunung ini pernah beberapa kali meletus. Korban langsung dari letusan ini tidak tercatat aa korban, tetapi pada letusan tahun 1892 t…
Gunungapi Karangetang terletak di Pulau Siau, secara administratif termasuk kedalam wilayah Kabupaten Sangihe, Propinsi Sulawesi Utara, dengan ketinggian puncak 1820 meter diatas muka laut. Sebagai gunungapi yang sangat aktif, masa istirahat G. Karangetang sangat singkat, berlangsung beberapa bulan kemudian meningkat kembali. Pada umumnya kegiatan dimulai dengan letusan asap/abu, dan biasanya b…
G. Ilewerung merupakan salah satu gunungapi aktif di wilayah Bali dan Nusa Tenggara G. Ilewerung (1018 m) bertipe strato terletak di selatan Pulau Lembata (dulu disebut Pulau Lomblen). Kota besar terdekat dari gunung ini adalah Kota Kabupaten Lewoleba, jarak tempuh Lewolwba-Desa Lerek yang terletak di lereng utara Ilewerung sekitar 2 jam dengan menggunakan kendaraan bermotor.
Dalam rangka meningkatkan peranan pos-pos pengamatan gunungapi (pos PGA) di wilayah Bali dan Nusa Tenggara baik dari sumber daya manusia maupun teknologinya maka dibentuklah Pos PGA Agung di Rendang, Karangasem-Bali sebagai "Bali Regional Centre" (BRC). BRC ini sampai saat ini mempunyai tugas memantau secara terintegrasi Gunungapi Batur dan Gunungapi Agung.
G. Ciremai merupakan gunungapi aktif tipe Strato dengan ketinggian 3078 m dpl atau 2578 m diatas dataran Kuningan. Letusan G. Ciremai tercatat sejak 1698 dan terakhir kali terjadi pada tahun 1937 dengan selang waktu istirahat terpendek 3 tahun dan terpanjang 112 tahun. Tiga letusan 1772, 1775 dan 1805 terjadi di kawah pusat tetapi tidak menimbulkan kerusakan yang berarti.