Dengan surat perintah Wk.Kepala Pusat Djawatan Geologi di Bandung No. Sw. 80/59 tgl 29/1-1959, penulis disertai Sdr. S.Harto Pengamat Teknik Geologi, diberi tugas oleh Kepala Urusan Vulkanologi untuk menetapkan tingginya permukaan air kawah G.Kelut dari laut dan membuat tracee jalan jeep dari pos Vulkanologi G. Sawur ke jalan umum.
Dengan surat perintah Wk.Kepala Pusat Djawatan Geologi di Bandung No. Sw. 80/59 tgl 29/1-1959, penulis disertai Sdr. S.Harto Pengamat Teknik Geologi, diberi tugas oleh Kepala Urusan Vulkanologi untuk menetapkan tingginya permukaan air kawah G.Kelut dari laut dan membuat tracee jalan jeep dari pos Vulkanologi G. Sawur ke jalan umum.
G.Galunggung sejak tgl 7 April bertambah giat bekerjanya. Kegiatan tsb meliputi keluarnya asap yang lebih tebal daripada yang sudah - sudah dan adanya 7 kelompok fumarola diantaranya ada yang terdapat pada G. Warirang.
Atas persetudjuan Pimpinan Pusat Pendjagaan Kerapi (P.P.M.) Jogjakarta dan dengan surat perintah dari Kep. Djawatan Geologi Bandung tertanggal 24 September 1955 No.594/55, penulis disertai dengan Sär2. Sudarso dan Hadijono mengadakan pengukuran dengan kyker B.T.M. di G.Kelut.
Menurut Surat Perintah Perjalanan Dinas No. 1401/0441/3402/1988, L. Djoharman, B.Sc. Komar R, dan pengemudi Kosim Al Sukar ditugaskan ke G. Galunggung dan G. Kelut dari 1 s//d 25-11-1998.
Kami ditugaskan oleh Kepala Seksi Penelitian Gunungapi atas dasat memo dinas No. 92/DV/14/72 tertanggal 24 April 1972 dari Kepala Dinas Volkanologi. Perihal G. Bromo dan G. Semeru