Hasil survei Global Positioning System (GPS) tahun 2004-2009 di G. Kelud menunjukkan pergesaran vertikal dan horisontal. Seacara vertikal terjadi pergeseran naik pada semua titik ukur, dan pola pergeseran horisontal berarah ke luar dari kawah (kubah). Estimasi posisi sumber tekanan menunjukkan bahwa sumber tekanan berada di bawah kawah (kubah) pada kedalaman 2000 m di bawah permukaan laut.
Dalam upaya untuk mengetahu karakteristik deformasi Gunungapi Batur, dilakukan penelitian menggunakan metode-metode geodetik seperti Sipat Datar, EDM, GPS dan InSAR, dengan maksud untuk memperoleh informasi pada tubuh Gunungapi Batur, baik dalam arah horisotal maupun vertikal yang kemudian dapat dipergunakan untuk mengetahui karakteristik deformasinya.
Indonesia merupakan salah satu negara kepulaian dengan kondisi tektonik dan geologi yang sanat kompleks dan aktif. Interaksi antara lempeng Australia, blok Sunda, lempeng Laut Filipina, lempeng Pasifik dan beberapa mikro blok tektonik mengakibatkan banyak dan sering tejadinya bencana alam tektonik, seperti gempabumi, tsunami, gununga[i, peurunan muka tanah dan sebagainya.