G. Awu merupakan salah satu gunungapi aktif yang terletak paling utara di Propinsi Sulawesi Utara, tepatnya di ujung baratlaut P. Sangir Besar. Secara administratif G. Awu berada di Kabupaten Sangir Talaud, Propinsi Sulawesi Utara. Tipe gunungapi ini adalah strato dengan kawahnya, mempunyai ketinggian puncak 1320 m di atas permukaan laut (mdpl). atau 3300 m di dasar laut sekitarnya. Sedangakan …
Tulisan ini dibuat sebagai laporan perkembangan kegiatan penelitian Seksi Petrokimia dan Gas dari Sub Dit Analisa Gunung api yang dilaksanakan di Gunung api Ambang, Kabupaten Kotamobagu, Sulawesi Utara, mulai tanggal 13 Juni 1997 sampai dengan 8 Juli 1997. Kegiatan penelitian dilakukan sesuai dengan rencana kerja Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunung api Tahun Anggaran 1997/1998. Maksud dar…
G. Karangetang di Pulau Siau termasuk yang paling aktif dalam gugusan gunung api Sanguhe Talaud dan merupakan bagian dari jalur gempa Circum Pasific, sehingga tidak mengherankan apabila selalu di goncang gempa. Gunung api ini terletak pada posisi geografis 2°47' LU dan 125°29' BT, tingginya mencapai lk. 1784 m dpl. Gempa bumi tektonik, terutama yang berpusat tidak jauh dari gunung api, lambat…
Gunungapi Tambora merupakan gunungapi aktif strato tipe A, dengan ketinggian + 2851m, memiliki kaldera dengan garis tengah bibir sekitar 7 km dan dasar kawah 3500x4000 m, serta mempunyai kedalaman mencapai sekitar 950 m. Di dalam kaldera sebelah barat terdapat sebuah danau dengan garis tengah arah selatan-utara sekitar 800 m, timur-barat 200 m, mempunyai kedalaman mencapai 15 m yang terletak pa…
Gunungapi Agung merupakan salah satu gunungapi aktif di Pulau Bali dengan ketinggian 3014 meter dan bertipe strato. Berdasarkan catatan sejarah letusnnya, sejak tahun 1800 hingga sekarang telah terjadi 4 kali letusan freatik yaitu pada tahun 1808, 1821, 1843, dan 1963. Pola dan sebaran hasil erupsi lampau sebelum tahun 1808, 1821, 1843, dan 1963 menunjukkan tipe letusan yang hampir sama.
Gunungapi Tambora merupakan gunungapi aktif Tipe A yang terdapat di bagianutara P. Sumbawa di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Letusan dahsyrat (paroksimal) G. Tambora pernah terjadi pada tanggal 10-12 April 1815 hingga menyisakan morfologi strato terpancung seperti sekarang ini dengan puncak tertinggi 2851 mdpl dan membentuk sebuah kaldera berdiamteri 6x7 km.
G. Batur merupakan gunungapi aktif tipe A yang secara administratif terletak di Provinsi Bali. Wilayahnya meliputi 2 kabupaten yaitu Kabupaten Bangli dan Singaraja. G. BAtur dan terutama sistem kalderanya sudah lama menarik para ahli geologi gunungapi untuk meneliti dan mengngkapkan fenomena geologi yang terjadi terutama dalam mekanisme pembentukan kaldera.
Gunungapi Batur merupakan gunungapi aktif yang sewaktu-waktu dapat meletus. Berdasarkan sejarah, kegiatan letusan G. Batur mulai diketahui 1804 dan terakhir meletus tahun 2000. Sejak tahun 1922 periode istirahat letusan G. Batur dominan pendek yaitu 1 tahun hingga 3 tahun, kecuali letusan tahun 1963 dan tahun 1994 dengan waktu istirahat masing-masing 37 tahun dan 20 tahun.
Gunungapi Galunggung merupakan gunungapi strato yang berada di blok tektonik Priangan bagian selatan. Gunungapi Galunggung terakhir kali meletus pada 1982 - 1983. Sifat letusannya magmatik eksplosif dan strombolian yang umumnya diakhiri dengan pembentukan sumbat atau kubah lava. Produk letusan berupa hujan abu, lumpur, awan panas, dan aliran piroklastik.
Gunungapi Galunggung merupakan gunungapi strato yang berada di blok tektonik Priangan bagian selatan, yaitu G. Malabar, G. Patuha, G. Wayang, G. Papandayan, G. Guntur, G. Cikuray, dan G. Galunggung itu sendiri. G. Galunggung terletak pada koordinat 7° 15' LS dan 108°03' BT. Gunungapi Galunggung terakhir kali meletus pada tahun 1982-1983. Sifat letusannya magmatik eksplosif dan strombolian …