G.Galunggung merupakan salah satu gunungapi aktif di Jawa Barat, termasuk wilayah kabupaten Tasikmalaya dan Garut. Sejak meletus 1982 gunungapi ini tidak menunjukkan kegiatan yang mencolok, aktifitas gunungapi Galunggung dalam keadaan aktif normal. Namun, yang menjadi permasalahan adalah naiknya permukaan air danau kawah kaitannya dengan aktifitas gunung tersebut. Oleh karena itu, Sub Dit Pemet…
Pemetaan daerah bahaya G.Ungaran dan sekitarnya dilakukan dalam rangka pelaksanaan Proyek Pengamatan/Pengawasan dan Pemetaan Gunungapi, pada Pelita V tahun ke 5. Lama pemetaan 1 bulan dari minggu kedua bulan Mei hingga minggu kedua bulan Juni 1993.
Pemetaan geologi (stratigrafi detail) lereng selatan G.Merapi (lembar peta 47/XLI-m dan 47/XLI-q) mempunyai maksud dan tujuan untuk mengetahui macam dan jenis endapan volkanik khususnya di lereng selatan G.Merapi. Dengan mengetahui macam dan jenis endapan tersebut secara tidak langsung kita akan dapat mengetahui bagaimana sejarah letusan G.Merapi di waktu lampau berdasarkan singkapan yang dijum…
Pemetaan daerah bahaya G.Ungaran dan sekitanya dilakukan dalam rangka pelaksanaan Proyek Pengamatan/Pengawasan dan Pemetaan Gunungapi, pada Pelita V tahun ke 5. Pemetaan ini dilakukan oleh Sub Direktorat Vulkanologi. Lama pemetaan 1 bulan dari minggu kedua bulan Mei hingga minggu kedua bulan Juni 1993.
Pemetaan daerah bahaya G. Patuha adalah memetakan (menarik batas - batas) daerah bahaya akibat langsung dan tidak langsung jika terjadi letusan besar di Kawah Putih, karena Kawah Putih merupakan kawah aktif/titik letusan terakhir selama sejarah kegiatannya.
Dokumentasi peta situasi puncak G.Sundoro yang dimiliki oleh Direktorat Vulkanologi saat ini berupa peta situasi puncak skala 1 : 5000 hasil pengukuran Petugas Dinas Pertambangan Negara, Desember 1921, Oleh karena itu Pemimpin Proyek Pengamatan/Pengawasan dan Pemetaan Gunungapi melalui Kepala Seksi Pemetaan Topografi dan Pengukuran Deformasi Gunungapi menugaskan Sdr. A.R. Sumailani dan penulis …
Dengan merujuk pada Surat Direktur Direktorat Vulkanologi nomor 330/104/DGV/90 tanggal 17 Mei 1990 tentang kegiatan Penyuluhan Vulkanologi di wilayah Jawa Timur.
Dengan menunjuk pada Surat Direktur Direktorat Vulkanologi nomor 330/104/DGV/90 tanggal 17 Mei 1990 tentang kegiatan Penyuluhan Vulkanologi di wilayah Jawa Timur, maka penulis berangkat ke Malang dan Lumajang untuk melaksanakan tugas seperti apa yang tertulis dalam Surat tersebut di atas.