gunung guntur merupakan salah satu nama puncak yang masih aktif dari suatu kelompok besar gunung. Kelompok gunung ini di sebelah utara berbatasan dengan dataran tinggi Leles, sedangkan di sebelah timur dan selatan berbatasan dengan dataran tinggi Garut.
Maksud dari pembuatan dokumentasi gunungapi Guntur ini adalah untuk melaksanakan salah satu kegiatan proyek penyelidikan dan pengamatan gunungapi pada tahun anggaran 2000, sedangkan tujuannya adalah untuk mengikuti perkembangan akhir dari aktifitas gunungapi itu sendiri, seperti penyebaran lava dan bentuk morfologinya.
Pengumpulan data dan informasi G.Iya di lapangan dititik beratkan pada pendataan kependudukan di daerah bahaya untuk menghadapi letusan yang akan datang. Selain itu, pengumpulan data antara lain : data letusan masa lampau, jenis - jenis bahaya yang ditimbulkan oleh G. Iya, daerah - daerah yang pernah dan mungkin akan terlanda lagi, kampung - kampung di daerah bahaya, arah dan tempat pengungsian…
G. Ebulobo terletak di P. Flores pada posisi geografis 48.5" LS dan 121° 11' BT, ketinggian 2149 m di atas permukaan laut atau 1610,8 m di atas dataran Boa Wae (Atlas Trop. Nederl. 1938, Lembar 27). Gunungapi ini mempunyai 8 buah titik letusan dn 3 buah sumbat lava sebagai ciri dari sisa keaktifan masa lampaunya. Pencapaian puncak dapat dilakukan dengan mendaki dari pung Nanga, Mulokoli dan me…
Dalam laporan kerja lapangan ini, Tim Pengadaan Bahan Informasi Gunungapi melakukan pengumpulan data Gunung Kerinci, terutama melakukan pengamatan dan pendataan pemukiman serta kependudukan yang tinggal di wilayah daerah bahaya (Kawasan Rawan Bencana II) dan yang tinggal di dalam daerah waspada (Kawasan Rawan Bencana I) Gunung Kerinci. Posisi Geografi Gunung Kerinci terletak pada 1º 41,5' L…
Laporan Kerja Lapangan yang dilakukan Tim ini menitik beratkan pada Dokumentasi, terutama di dalam Daerah Bahaya (Kawasan Rawan Bencana II) dan di dalam Daerah Waspada (Kawasan Rawan Bencana I) G. Kerinci. Letak, Bentuk dan Struktur G. Kerinci, berada di Propinsi Jambi, Kabupaten Kerinci dan sebagian di Propinsi Sumatera Barat, Kabupaten Solok. dengan Posisi Geografinya terletak pada 1° 41,5' …
Pengumpulan data dan informasi G. Raung dilapangan dititikberatkan kepada pendataan kependudukan di daerah bahaya (KRB) untuk menghadapi letusan yang akan datang.
Pengumpulan data dan informasi di lapangan terutama pendataan kependudukan di daerah bahaya (Kawasan Rawan Bencana II) dan di daerah waspada (Kawasan Rawan Bencana I) atau wilayah sekitar G. Slamet yang termasuk kedalam radius 8-10 km dari puncak G. Slamet.
Pekerjaan lapangan ini dititik beratkan pada pengumpulan data perkembangan kependudukan yang terletak di dalam daerah bahaya akibat G. Guntur, serta penentuan tempat untuk menyelamatkan diri dan jalur yang harus ditempuh.
Penyuluhan bahaya G.Guntur di Kabupaten Garut, dilaksanakan pada tanggal 12 September 1994 bertempat di Pendopo Pembantu Wilayah II Tarogong, Kabupaten Daerah Tingkat II Garut, Provinsi Jawa Barat.