Dalam melakukan pemantauan kegiatan gunungapi secara terus-menerus digunakan beberapa metoda diantaranya pengamatan kegempaan dan pengamatan visual. Dalam pengamatan kegempaan sering timbul kendala berupa kerusakan pada alat pencatan gempa, sehingga datanya kurang lengkap. Selain pengamatan kegempaan, pengamatan visual juga dapat mendukung data kegiatan gunungapi berupa pemeriksaan tinggi, warn…
Berdasarkan data geologi bahwa pusat letusan G. Raung pada pra-sejarah berpindah pindah, masing masing berurutan dari G. Wates, G. Pajuaran, G.Pajungan dan G. Raung. Di periode kegiatan G.Pajungan, pernah terjadi suatu letusan besar, disertai dengan longsoroan besar yang melanda bagian lereng barat G. Raung (Sutawidjaja dkk., 1987).
G. Ciremai (3078) adalah gunungapi strato, termasuk kedalam zona Bogor Utara bagian Timur dimana terdapat struktur sesar berarah utara, sesar tersebut dikenal sebagai "Anjak Baribis" atau baribis thrust. Batuan yang mendasari komplek G. Ciremai adalah batuan sedimen tersier yang dapat dijumpai sebelah barat, utara dan timur G. Ciremai.
Gunungapi Ungaran merupakan gunungapi strato bertipe C, terletak di wilayah kabupaten Semarang, kendal dan temanggung, provinsi Jawa Tengah. Gunungapi ini mempunyai lebih dari satu puncak engan titik tertinggi terletak di G. Botak (2500 m dpl). Puncak G. Ungaran sendiri berada pada ketinggian 2027 m dpl.
Pada tahun 2006 Pusat Sumber Daya Geologi telah melakukan Inventarisasi dan Penyelidikan Mineral Non Logam di Kabupaten Katingan, Provinsi Kalimantan Tengah, dan merekomendasikan untuk dilakukannya eksplorasi umum terhadap bahan galian zirkon guna mendapatkan gambaran potensinya secara lebih akurat dan lengkap sehingga dapat digunakan sebagai dasar pengembangan dari potensi bahan galian zirkon.
Pada tahun anggaran 2000, telah direalisasikan salah satu kegiatan pemetaan di dalam proyek penyelidikan dan pengamatan Gunungapi yaitu Pemetaan geologi gunungapi komplek Patuha yang terletak di daerah wilayah administratif kecamatan Ciwidey, kabupaten DT.II Bandung, Jawa Barat.
Pada tahun anggaran 2000, telah direalisasikan salah satu kegiatan pemetaan didalam proyek penyelidikan dan pengamatan gunungapi yaitu pemetaan geologi gunungapi komplek Patuha yang terletak di daerah wilayah administratif kecamatan ciwidey, kabuppaten DT.II Bandung, Jawa Barat.
G. lamongan yang terletak di wilayah Kabupaten Lumajang dan Probolinggo Provinsi Jawa Timur, dengan tinggi puncaknya 1651 m dpl. Untuk mengetahui perkembangan lebih lanjut kegiatan G.Lamongan maka dalam tahun anggaran 2000 penelitian terhadap G.Lamongan dimasukkan dalam salah satu program seksi Jawa Bagian Timur.
Sejarah kegiatan gunungapi ini dimasa lampau tidak banyak menunjukkan kegiatan dalam klasifikasi sejarah kegiatan gunungapi di Indonesia. Maka Komplek G.Arjuno-Welirang di golongkan sebagai gunungapi Tipe B.