Dengan setidaknya empat letusan selama 20 tahun terakhir, saat ini sirung menjadi salah satu gunung berapi yang lebih aktif di Indonesia. Namun karena letaknya yang terpencil, sangat sedikit yang diketahui tentang gunung berapi ini dan danau kawa hiperasidnya. Disini kami melaporkan hasil pengukuran pertama kali tentang gas dan emisi panas dari gunung berapi tersebut.
Menurut Van Padang (1951), Gunungapi Wae sano digolongkan sebagai gunungapi aktif Tipe C karena sejak tahun 1600an tidak ada catatan mengenai aktivitas letusan. Menurut Van Padang (1951), gunungapi ini bertipe stratovolkano karena produk letusannya berupa aliran lava dan endapan piroklastik. Wae sano (603 m dpl) merupakan sebuah gunungapi berdanau kawah di bagian Barat Flores dengan ukuran 3,5x…
Gunungapi Rokatenda (875 mdpl) merupakan gunungapi aktif tipe -A l yang berada di Pulau Palue, Flores. Sejarah erupsi G. Rokatenda bersifat efusif dan eksplosif yang menghasilkan aliran lava, kubah lava, endapan jatuhan piroklastik, dan endapan aliran awan panas/piroklastik. Peningkatan aktivitas vulkanik G. Rokatenda terjadi pada tahun 2012. Gempa Vulkanik serta Gempa Tektonik meningkat signif…
Menurut van padang (1951), gunungapi Wai Sano digolongkan sebagai gunungapi aktif tipe B karena sejak tahun 1600 an tidak ada catatan mengenai aktivitas letusan. Menurut Van Padang (1951), gunungapi ini bertipe stratovolkano karena produk letusannya berupa aliran lava dan endapan piroklastik. Wai Sano (603 m dpl) merupakan sebuah gunungapi berdanau kawah di bagian Barat Flores dengan ukuran 3,5…
Menurut van padang (1951), gunungapi Ili Muda digolongkan sebagai gunungapi aktif tipe B karena sejak tahun 1600 an tidak ada catatan mengenai peningkatan aktivitasnya maupun kejadian erupsi. Gunungapi Ili Muda termasuk ke dalam wilayah kabupaten Flores Timur yang mempunyai tingkat kepadatan penduduk cukup jarang yaitu sekitar 60 jiwa permeter kuadrat (luas daerah 577,18 km kuadrat dan jumlah p…
Gunungapi Ili Muda digolongkan sebagai gunungapi aktif Tipe B karena sejak tahun 1600-an tidak ada catatan mengenai aktivitas letusan. Menurut Van Padang (1951), Gunungapi ini bertipe stratovolkano, produk letusannya berupa aliran lava dan endapan piroklastik. Gunungapi Ilmi Muda termasuk kedalam wilayah Kabupaten Flores Timur yang mempunyai tingkat kepadatan penduduk cukup jarang, yaitu sekita…
G. Egon disebut juga G. Namang, termasuk ke dalam wilayah administratif Kecamatan Waigete, dan Bola, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Di bagian puncaknya terdapat sebuah kawah dengan garis tengah lk. 350 m dan dalamnya lk. 200 m. Dasar kawahnya terisi lumpur yang mengering di musim kemarau. Hembusan solfatara terdapat pada dinding kawah, dan lereng atas bagian selatan.
Gunungapi Rokatenda merupakan salah satu gunungapi aktif yang erupsinya bersifat efusif dan eksplosif sehingga menghasilkan lava dan piroklastik. Dalam sejarah kegiatannya G. Rokatenda mulai meletus tahun 1928. Erupsi terbesar terjadi pada tahun 1928 berupa erupsi eksplosif yang kuat disertai pertumbuhan kubah lava serta tsunami yang diakibatkan longsor. Perioda erupsi terpendek adalah 1 tahun …
G. Wurlali dengan nama lain adalah G. Damer (812 m dpl) merupakan gunungapi strtao aktif tipe A yang muncul di lingkungan laut Banda, berposisi di bagian utara P. Kisar. Aktivitas G. Wurlali yang tercatat dalam sejarah manusia hanya satu kal, yakni pada tahun 1892. Tidak ada informasi rinci tentang jenis produk erupsinya, begitu juga tentang korban jiwa manusia dan kerusakan harta benda pendudu…
Gunungapi Lereboleng adalah salah satu gunungapi tipe A yang terletak di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur. Puncak tertinggi Gunungapi Lereboleng pada ketinggian 1117 m diatas permukaan laut. Di sekitar puncak Lereboleng terdapat bekas lubang letusan yang masih utuh sebanyak 29 buah, namun kondisi saat ini hanya sebagian yang masih tampak, sedangkan yang lainnya sudah tertutup oleh ve…