Sebagai daerah kunjungan wisata yang sarat dengan objek wisata, pemberdayaan sektor pariwisata perlu ditata secara komprehensif dan terintegrasi dengan melibatkan berbagai komponen, seperti pemerintah pusat, pemerintah daerah, pengusaha, dan masyarakat. Penanganan sektor pariwisata yang baik dan terpadu dapat meningkatkan kualitas pariwisata yang sedang berlangsung dan juga dapat menggali poten…
Gunungapi Kelimutu (1640 m) merupakan gunungapi aktif majemuk bertipe strtao, terletak di Kabupaten Endeh, Flores Tengah, Nusa Tenggara Timur. Pada puncak gunungapi ini terdapat 3 buah danau kawah yang mempunyai warna berbeda. Ketiga kawah tersebut disebut juga telaga tiga warna yang merupakan obyek wisata yang sangat menarik dan banyak dikunjungi oleh para wisatawan dari dalam maupun luar negeri.
G. Kelimutu adalah salah satu gunungapi aktif tipe A yang terdapat di P. Flores, tepatnya di Kecamatan Wolowaru, Kabupaten Ende, Propinsi Nusatenggara Timur, dengan puncak tertingginya 1640 m di atas permukaa laut. G. Kelimutu terkenal luas di dalam negeri maupun luar negeri karena tiga danau kawahnya yang memiliki warna air yang berbeda, sehingga menjadikan gunung ini sbegai primadona obyek wi…
G. kelimutu dikenal juga sebagai Geli Mutu adalah dari tipe gunungapi strato terletak di Kabupaten Ende, Flores Tengah. Dipuncaknya dengan ketinggian 1640 m terdapat 3 krater yaitu Tiwu Ata mBupu, Tiwu Nua Muri Kooh Fai, Tiwi Ata Polo. Terdapat komplek gunungapi kearah timurlaut kaldera Sukaria. Komplek gunungapi ini mempunyai lembah yang mudah berkembang kearah timur.
G. Kelimuru terletak di Kecamatan Wolawaru, Kabupaten Ende Propinsi Nusatenggara Timur. G. Kelimutu terkenal dengan tiga danau kawahnya dengan warna air danau yang berbeda. Danau-danauh kawah atau telaga warna tersebut dan keadaan alam yang indah di sekitarnya menjadikan gunung ini menjadi obyek wisata. Warna air danau tersebut sering berubah. Kegiatan vulkanik G. Kelimutu diamatai secara terus…
Di puncak G. Kelimutu terdapat tiga kawah dengan warna air yang berbeda. Dalam periode tahun 1980 hingga 2000 air kawah tersebut sering berubah. Perubahan warna air kawah yang paling serting terjadi ialah di Kawah Tiwi Ata Polo menyusul Kawah Tiwu Nuwa Kooh Fai dan di Kawah Tiwi Ata Mbupu. Hasil korelasi dengan curah hujan menunjukkan bahwa perpubahan warna air kawah sering terjadi pada waktu m…
Pengumpulan data ditujukan untuk mengetahui perkembangan akhir aktivitas gunungapi tersebut maupun perkembangan wilayah di sekitar G. Kelimutu. Pendataan yang utama adalah masalah kependudukan, terutama yang berada didalam daerah yang termasuk bahaya primer dan sekunder, lahan usaha serta jalur - jalur sebaran hasil erupsi terdahulu yang biasanya melalui lembah ataupun sungai.