Berdasarkan sejarah letusan, aktifitas vulkanik (purna kaldera) G. Rinjani terjadi di dalam kaldera dengan menghasilkan G.Barujari dan G.Rombongan. Pereoda istirahat letusan antara 3 - 29 tahun. Produk erupsi G.Barujari dan Rombongan adalah endapan leleran lava dan jatuhan piroklastik, hal ini menunjukkan bahwa sifat erupsinya adalah esplosif dan efusif.
Pemetaan topografi di G.Barujari (G.Rinjani) yaitu untuk mendapatkan peta situasi topografi puncak yang baru guna menunjang berbagai disiplin ilmu dalam rangka penelitian guna peramalan letusan Gunung Barujari dilingkungan Direktorat Vulkanologi, serta mengevaluasi perubahan topografi akibat letusan di tahun lalu.
Tujuan Penyelidikan Kimia gas dan air adalah mengumpulkan data kimia gas dan air yang diharapkan melalui pengumpulan data secara periodik dapat membantu data - data dari disiplin ilmu dalam membuat prakiraan tingkat kegiatan suatu gunungapi.
Tujuan Penyelidikan Kimia gas dan air terhadap suatu gunungapi adalah mengumpulkan data kimia gas dan air yang diharapkan melalui pengumpulan data secara periodik dapat membantu data - data dari disiplin ilmu lain dalam membuat prakiraan tingkat kegiatan suatu gunungapi.
Pos Pengamatan G.Rinjani dibangun pada tahun Anggaran 1993 - 1994, berfungsi sebagai Pos Pengamatan sejak Tgl. 27 Mei 1994, dengan dilengkapi 1 (satu) komponen seismograf PS-2 bersistem kabel. Lokasi Pos Pengamatan termasuk wilayah Desa Sembalun Lawang, Kec. Aikmel, Kab. Lombok Timur.