Indonesia terletak pada pertemuan tiga lemoeng kerak bumi, sehingga terbentuk jalur tektonik yang menimbulkan rawan bencana geologi (Gempa bumi, tsunami, letusan gunungapi dan gerakan tanah). Di Indonesia terdapat 129 buah gunungapi aktif yang setiap saat dapat meletus dan mengancam penduduk sekitarnya, pada jalur itu pula sering terdapat bencana geologi lainnya seperti gempa bumi, gerakan tana…
Informasi tentang kemunculan asap dari dalam Gua Karombo Wera pertama kali tedengar dari masyarakat Desa Sangiang pada tanggal 9 Februari 2012. Kemudian pada tanggal 13 Februari 2012 seorang petani melihat secara langsung asap putih tebal cukup tinggi keluar dari lubang gua tersebut disertai suara gemuruh. Asap menyebar terbawa angin ke kebun disekitarnya. Bau asap menyengat seperti sulfur dan …
G. Egon disebut juga G. Namang, termasuk ke dalam wilayah administratif Kecamatan Waigete, dan Bola, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Di bagian puncaknya terdapat sebuah kawah dengan garis tengah lk. 350 m dan dalamnya lk. 200 m. Dasar kawahnya terisi lumpur yang mengering di musim kemarau. Hembusan solfatara terdapat pada dinding kawah, dan lereng atas bagian selatan.
Gunungapi egon merupakan salah satu gunungapi aktif bertipe strato di wilayah Bali dan Nusa Tenggara, terletak di Pulau Flores bagian timur. Sejarah vulkanik Gunungapi Egon menyebutkan bahwa Gunungapi Egon terbentuk pada bagian depresi dari sistem graben yang berarah relatif baratlaut-tenggara yang memperlihatkan adanya struktur sesar normal. Zona lemah yang timbul akibat adanya sesar normal me…
Egon Volcano (1703 m) is located in Sikka Regency, East Nusa Tenggara. E. Recent eruptions occur in January-September 2004. February 2005 and April 2008. Based on deformation data, the inflation-eruption-deflation process in short time could occur perhaps because the source is in shallow part beneath the crater. Pressure source was determnined using analysis of horizontal displacements in all m…
Gunungapi Egon yang terletak di Kabupaten Sikka, Pulau Flores bagain timur Propinsi Nusa Tenggara Timur, merupakan gunungapi yang cukup aktif menampakan kegiatan letusannya. Letusan terakhir terjadi pada 6 - 13 Februari 2005 berupa abu mencapai ketinggian 1000 meter di atas puncak dengan warna asap abu-abu tebal. Pada tanggal 15 April 2008 G. Egon meletus kembali setinggi 4000 meter, sehingga s…
G. Egon di Flores Timur termasuk salah satu gunungapi Tipe B. Sewaktu-waktu terhadap gunung ini dikhawatirkan akan terjadi peningkatan kegiatan / meletus dan akan mempengaruhi kestabilan kehidupan lingkungan disekitarnya. Sebelum terjadinya dampak negatit yang ditimbulkannya maka perlu dilakukan berbagai penelitian terhadap gunungapi tersebut. Salah satu penelitian yang akan dilakukan adalah pe…
Jumlah gunungapi yang dipantau/diamati secara visual maupun kegempaan oleh Seksi Pengamatan Wilayah Bali dan Nusatenggara untuk saat ini sebanyak 21 gunungapi yang tersebar di beberapa pulau. Ke 21 gunung api tersebut diamati secara menerus baik secara visual (pemeriksaan kawah) maupun dengan kegempaan. Seismograf yang di pasang di setiap gunungapi telah beroperasi lama, sehingga sering mengala…
Dalam rangka pelaksanaan rencana kerja Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi tahun 1982 - 1983 Pelita III tahun terakhir. Penulis bersama Sdr. O. Rukman dan Yoseph Bu, ditugaskan untuk penyelidikan/pengamatan G. Rokatenda, G. Egon dan G. Kelimutu di Nusatenggara Timur. Tugas ini berdasarkan SPPD No. 336/P/1982, No. 337/P/1982 dan No. 342/P/1982.
Pemeriksaan puncak dan pengukuran suhu dilakukan untuk mengetahui sejauh mana tingkat kegiatan suatu gunungapi saat ini. Selanjutnya diharapkan hasil pemeriksaan ini dapat menjadi bahan informasi bagi para gunungapiawan pada masa yang akan datang